
Area pencarian pesawat MH370 lampaui 7.000 km persegi, tetapi belum ada penemuan signifikan

Seorang anggota keluarga (pertama dari kiri) dari penumpang MH370 menunjukkan potongan puing yang kemungkinan berasal dari pesawat MH370 yang hilang di Putrajaya, Malaysia, pada 30 November 2018. (Xinhua/Chong Voon Chung)
Hilangnya MH370 merupakan kecelakaan tragis yang terjadi pada 8 Maret 2014, ketika pesawat yang sedang melakukan penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing di China itu menghilang dari layar radar dengan 239 orang di dalamnya.
Kuala Lumpur, Malaysia (Xinhua/Indonesia Window) – Fase terbaru pencarian bangkai pesawat Malaysia Airlines MH370 di dasar laut Samudra Hindia Selatan telah mencapai cakupan area pencarian yang luas, meskipun hingga saat ini belum ada penemuan signifikan atau temuan konklusif, demikian dilaporkan media lokal.
Operasi pencarian yang dilakukan dengan kapal Armada 8605 itu mencakup area seluas sekitar 7.236,40 km persegi per 15 Januari, lapor kantor berita nasional Malaysia, Bernama, pada Selasa (20/1), mengutip Laporan Kemajuan Operasi Pencarian MH370 (6-15 Januari) yang dirilis oleh Asosiasi Keluarga Penumpang dan Awak Pesawat MH370 (MH370 Families).
Bernama menyebutkan bahwa pencarian dilakukan di sektor Samudra Hindia Selatan dari busur ke-7 dan menggunakan hingga tiga kendaraan bawah air otonomos Hugin, dengan aktivitas sebagian besar berjalan tanpa jeda antara 6 Januari hingga 14 Januari.
Kondisi cuaca yang mendukung upaya pencarian berkelanjutan berlanjut hingga 14 Januari, sebelum operasi dihentikan pada 15 Januari akibat cuaca buruk.
"Operasi tersebut terus berlanjut secara sistematis di dalam area pencarian yang telah ditentukan, dengan hasil lebih lanjut bergantung pada kelanjutan survei dan kondisi operasional yang kondusif," imbuh Bernama.
Pemerintah Malaysia menandatangani perjanjian dengan Ocean Infinity yang berbasis di Inggris untuk melanjutkan pencarian pesawat yang hilang tersebut.
Hilangnya MH370 merupakan kecelakaan tragis yang terjadi pada 8 Maret 2014, ketika pesawat yang sedang melakukan penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing di China itu menghilang dari layar radar dengan 239 orang di dalamnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah AS: Dokter harus tawarkan aborsi jika nyawa ibu terancam
Indonesia
•
12 Jul 2022

PM Kamboja bertemu Menhan China, bahas penguatan kerja sama
Indonesia
•
21 Nov 2022

Pasukan militer Meksiko tewaskan pemimpin kartel ‘El Mencho’ di Meksiko barat
Indonesia
•
23 Feb 2026

COVID-19 – Pakistan setujui penggunaan darurat vaksin Sputnik V Rusia
Indonesia
•
25 Jan 2021


Berita Terbaru

Malaysia perpanjang pencarian MH370 hingga 2027, siapkan Rp1,25 triliun jika bangkai pesawat ditemukan
Indonesia
•
29 Jun 2026

Xi Jinping akan anugerahkan medali 1 Juli dan sampaikan pidato di acara peringatan 105 tahun CPC
Indonesia
•
30 Jun 2026

Iran sebut dana Rp107 triliun yang dibekukan di Qatar segera dicairkan usai MoU dengan AS
Indonesia
•
30 Jun 2026

Prancis dan Oman sepakat bersihkan ranjau di Selat Hormuz, keamanan jalur minyak dunia jadi prioritas
Indonesia
•
30 Jun 2026
