Arab Saudi, UEA, Kuwait, Bahrain, Oman, Irak patuhi kesepakatan OPEC+

Arab Saudi, UEA, Kuwait, Bahrain, Oman, Irak patuhi kesepakatan OPEC+
Para menteri perminyakan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Bahrain, Oman, dan Irak dalam konferensi pada Jumat (7/8/2020) meninjau perkembangan terakhir pasar minyak, pemulihan berkelanjutan dalam ekonomi global dan permintaan minyak, serta perkembangan penyeimbangan kembali pasar minyak. (VOANEWS)

Jakarta (Indonesia Window) – Para menteri perminyakan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Bahrain, Oman, dan Irak dalam konferensi pada Jumat (7/8) meninjau perkembangan terakhir pasar minyak, pemulihan berkelanjutan dalam ekonomi global dan permintaan minyak, serta perkembangan penyeimbangan kembali pasar minyak, menurut laporan Saudi Gazette.

Konferensi tersebut dihadiri oleh Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman; Menteri Energi dan infrastruktur UEA Suhail Mohamed Al Mazrouei; Menteri Perminyakan Kuwait Khaled Ali Al Fadhel; Menteri Perminyakan Bahrain Sheikh Mohammed Bin Khalifa Al Khalifa; Menteri Energi Oman Mohammed bin Hamad Al Rumhy dan Menteri Perminyakan Irak Ihsan Abdul Jabbar Ismail.

Di akhir konferensi mereka mengeluarkan pernyataan berikut.

“Para menteri sangat bersemangat dengan adanya tanda-tanda perbaikan ekonomi global baru-baru ini dan memuji upaya yang dilakukan oleh negara-negara di seluruh dunia untuk membuka kembali ekonomi mereka dengan cara yang aman,” kata pernyataan itu.

“Para menteri menegaskan kembali komitmen penuh mereka terhadap perjanjian OPEC+. Mereka menekankan pentingnya bagi semua negara OPEC+ untuk memenuhi target produksi guna mempercepat penyeimbangan kembali pasar minyak global, dan bagi mereka yang kelebihan produksi pada Mei, Juni dan Juli untuk mengkompensasi volume tersebut.”

“Para menteri menyampaikan terima kasih dan penghargaan mereka kepada menteri perminyakan Irak atas upaya besar dan kerjasamanya dalam mencapai keseimbangan pasar minyak, sekaligus menekankan pentingnya Irak bagi keberhasilan kesepakatan OPEC+.”

“Para menteri menekankan, sekali lagi, bahwa komitmen penuh terhadap kesepakatan OPEC+ dan mekanisme kompensasi akan mempercepat pemulihan pasar minyak global yang menguntungkan produsen minyak, konsumen, industri energi, dan ekonomi global yang lebih luas.”

Sebelumnya pada hari itu, Arab Saudi dan Irak menegaskan kembali komitmen penuh mereka terhadap kesepakatan OPEC+.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here