Arab Saudi mulai era baru reboisasi dengan teknologi

Arab Saudi mulai era baru reboisasi dengan teknologi
Ilustrasi. (Jason Blackeye on Unsplash)

Bekasi, Jawa Barat (Indonesia Window) – Era baru penghijauan Arab Saudi telah dimulai di Cagar Alam Kerajaan Imam Turki bin Abdullah, ditandai dengan peluncuran proyek distribusi benih baru yang akan menggunakan drone (pesawat tanpa awak) yang menggantikan peran burung.

Hal tersebut sejalan dengan Inisiatif Hijau Kerajaan yang diumumkan awal tahun ini oleh Putra Mahkota Mohammad bin Salman.

“Kampanye penghijauan akan menggunakan drone untuk menyebarkan benih musiman di atas area seluas 2 juta meter persegi, menciptakan lompatan kualitatif di jalur penghijauan yang digunakan di Kerajaan,” kata Cagar Alam Kerajaan Imam Turki bin Abdullah kepada Arab News dalam sebuah pernyataan, Jumat (22/10).

Drone akan mendistribusikan benih dalam jumlah besar di daerah di mana air hujan terakumulasi untuk memastikan bahwa benih disiram secara alami, musiman, dan tahunan.

Cagar alam mengikuti teknologi dan inovasi internasional terbaru yang terkait dengan irigasi dan proses penebaran benih selain mengadopsi faktor-faktor yang sejalan dengan kelestarian lingkungan dan menjamin keberlanjutan dalam teknik budidaya tanaman dan penghijauan.

“Penggunaan drone, dilengkapi kamera resolusi tinggi, berkontribusi dalam memantau kesehatan tanaman dan memberikan perawatan cepat jika terdapat risiko kesehatan,” jelas CEO Cagar Alam Kerajaan Mohammed Al Shaalan.

“Ini juga akan menindaklanjuti kesehatan tanah dan kondisi lahan pertanian. Pemanfaatan teknik kecerdasan buatan juga akan berfungsi untuk mempelajari dan menganalisis pola musiman tanaman melalui penggunaan algoritme dan perangkat lunak yang unik,” imbuhnya.

Perwakilan dari masyarakat setempat, bersama dengan instansi pemerintah dan relawan juga hadir dalam peluncuran tersebut.

“Kami akan berusaha untuk mewujudkan tujuan yang dipublikasikan oleh Putra Mahkota Mohammad bin Salman dan bekerja keras untuk melawan hambatan waktu dengan menerapkan standar dan teknik terbaik dalam mengembangkan cagar alam dan melestarikan lingkungan,” ujar Al Shaalan.

Manzer H. Siddiqui, seorang profesor di departemen botani di Universitas King Saud, juga memuji kampanye tersebut. “Ini adalah kampanye yang sangat berharga bagi inisiatif hijau,” katanya kepada Arab News.

Siddiqui mengatakan partisipasi warga dalam melestarikan lingkungan adalah salah satu cara paling sukses untuk mencapai keberlanjutan hijau.

Laporan: Raihana Radhwa

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here