Republik Rakyat Demokratik Korea sebut siap gunakan segala cara untuk pertahankan keamanannya

Peta Semenanjung Korea. (https://www.freeworldmaps.net/)
Angkatan bersenjata Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) "mengawasi dengan ketat kemunculan upaya strategis Amerika Serikat yang terus-menerus di Semenanjung Korea dan siap menggunakan segala cara untuk mempertahankan keamanan dan kepentingan negara serta perdamaian regional.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Angkatan bersenjata Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) "mengawasi dengan ketat kemunculan upaya strategis Amerika Serikat (AS) yang terus-menerus di Semenanjung Korea dan siap menggunakan segala cara untuk mempertahankan keamanan dan kepentingan negara serta perdamaian regional," ucap Juru Bicara (Jubir) Kementerian Pertahanan RRDK seperti dikutip pada Selasa (11/2) oleh Korean Central News Agency.USS Alexandria, kapal selam bertenaga nuklir kelas Los Angeles, tiba di pangkalan angkatan laut di Busan pada Senin (10/2) "dengan dalih untuk mengistirahatkan awak kapal dan mengisi ulang amunisi," ujar jubir tersebut, seraya mencatat bahwa ini merupakan kemunculan terang-terangan pertama kapal selam nuklir AS di Semenanjung Korea pada tahun ini.Langkah tersebut "merupakan ancaman nyata terhadap lingkungan keamanan RRDK dan faktor ketidakstabilan yang selanjutnya dapat meningkatkan ketegangan militer di kawasan tersebut," ucap jubir itu. "Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas tindakan militer AS yang berbahaya dan agresif yang dapat menyebabkan konfrontasi militer akut di kawasan sekitar Semenanjung Korea berubah menjadi konflik angkatan bersenjata yang nyata." RRDK akan "menegaskan pilihan tindakan dan cara penanggulangan kami terhadap para lawan kami."Jubir itu mengatakan pihak AS "secara terbuka mengabaikan kekhawatiran mengenai keamanan RRDK," dan memperingatkan bahwa AS harus menghentikan provokasi.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Media: Jerman pertimbangkan untuk tingkatkan jumlah deportasi
Indonesia
•
09 May 2023

Studi: Facebook jadi media penyebar berita palsu terbesar selama pemilu AS 2020
Indonesia
•
06 Apr 2023

Ahli patologi sebut pelaku pembunuhan massal di Kanada kemungkinan meninggal akibat overdosis kokaina
Indonesia
•
28 Feb 2024

China kecam serangan masjid di Pakistan
Indonesia
•
01 Feb 2023
Berita Terbaru

Kongres AS bantah klaim Trump soal militer Rusia dan China di Greenland
Indonesia
•
10 Feb 2026

Fokus Berita - Ilmuwan dunia pun terjerat godaan Epstein
Indonesia
•
10 Feb 2026

Sekjen PBB sebut semua permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki tidak punya validitas hukum
Indonesia
•
10 Feb 2026

Pejabat Palestina sebut Trump berupaya jadikan "Dewan Perdamaian" alternatif PBB
Indonesia
•
09 Feb 2026
