
Ahli patologi sebut pelaku pembunuhan massal di Kanada kemungkinan meninggal akibat overdosis kokaina

Myles Sanderson, yang menikam 11 orang hingga tewas, terlihat dalam foto selebaran dari Royal Canadian Mounted Police (RCMP). (Sumber: RCMP)
Ahli patologi forensik mengatakan dalam pemeriksaan koroner resmi bahwa Myles Sanderson, pria yang membunuh 11 orang dan melukai 17 orang lainnya pada 2022, kemungkinan meninggal akibat overdosis kokaina akut.
Ottawa, Kanada (Xinhua) – Seorang ahli patologi forensik pada Selasa (27/2) mengatakan dalam pemeriksaan koroner resmi bahwa Myles Sanderson, pria yang membunuh 11 orang dan melukai 17 orang lainnya pada 2022, kemungkinan meninggal akibat overdosis kokaina akut, menurut laporan media lokal.Sanderson menikam 11 orang hingga tewas, 10 orang di komunitas asalnya di James Smith Cree Nation dan seorang lainnya di desa tetangga Weldon, Saskatchewan, pada 4 September 2022. Dia meninggal pada hari yang sama saat berada dalam tahanan polisi. Penyelidikan ini diharapkan dapat menetapkan penyebab kematian Sanderson.CTV News pada Selasa sore waktu setempat melaporkan bahwa penyelidikan tersebut mendengarkan kesaksian dari Dr. Shaun Ladham, yang melakukan autopsi terhadap jasad Sanderson. Ladham mengatakan bahwa terdapat kadar kokaina yang sangat tinggi di dalam tubuh Sanderson.Ladham mengatakan bahwa kadar kokaina tersebut berpotensi menyebabkan gagal jantung, demikian dilaporkan CTV News.Menurut CBC News, Jennifer Bilinsky, ahli toksikologi forensik yang melakukan tes toksikologi terhadap Sanderson, mengatakan bahwa tidak ada tanda-tanda alkohol, fentanil, atau metamfetamin di dalam darahnya, tetapi kokaina yang ditemukan pada Sanderson sangat kuat.Bilinsky merujuk pada sebuah studi kasus mengenai 700 insiden overdosis kokaina yang fatal dengan rata-rata konsentrasi darah/kokaina 10 kali lebih rendah daripada level yang ditemukan dalam darah Sanderson, menurut laporan CBC News.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Malaysia berharap Biden selesaikan perang dagang China-AS
Indonesia
•
22 Jan 2021

Trump ingin AS ambil alih kepemilikan Jalur Gaza
Indonesia
•
06 Feb 2025

Arab Saudi bersedia tengahi perang antara Rusia-Ukraina
Indonesia
•
10 Mar 2022

Haji1443 – Arab Saudi umumkan penyelenggaraan ibadah tahun ini sukses
Indonesia
•
11 Jul 2022


Berita Terbaru

Lebih dari 2.000 pasien di Jalur Gaza meninggal saat menunggu pengobatan dan evakuasi medis
Indonesia
•
15 Oct 2026

Feature – Menanti perdamaian di dekat Gaza
Indonesia
•
13 Oct 2026

Demam Lassa di Nigeria telan korban 268 jiwa, sanitasi buruk perburuk wabah
Indonesia
•
14 Oct 2026

Minyak dan gas di Malvinas jadi sengketa, Argentina minta Inggris hentikan eksploitasi
Indonesia
•
14 Oct 2026
