
Angka kematian ibu dan bayi di China terus menurun

Seorang anak perempuan bermain layang-layang di tengah kebun bunga kanola kuning yang sedang mekar di Kota Changsheng di Wilayah Otonom Etnis Tujia dan Miao Pengshui, Chongqing, China barat daya, pada 16 Maret 2024.(Xinhua/Tang Yi)
Angka kematian ibu di China tercatat sebanyak 15,1 per 100.000, atau 10,7 persen lebih rendah dibandingkan data dari tahun 2020.
Beijing, China (Xinhua) – Pada 2023, China mencatatkan angka kematian ibu sebanyak 15,1 per 100.000, atau 10,7 persen lebih rendah dibandingkan data dari tahun 2020, ungkap Komisi Kesehatan Nasional China pada Selasa (19/3).Komisi itu juga menyatakan bahwa pada 2023, angka kematian bayi dan anak di bawah usia 5 tahun masing-masing sebanyak 4,5 per 1.000 dan 6,2 per 1.000, turun 16,7 persen dan 17,3 persen dari data pada 2020.Dikatakan Shen Haiping, seorang pejabat di komisi tersebut, China saat ini memiliki 3.491 pusat medis darurat untuk ibu hamil dan wanita saat sebelum atau sesudah persalinan yang berada dalam kondisi kritis atau serius. Selain itu, negara tersebut telah mendirikan 3.321 pusat darurat untuk memberikan perhatian medis tepat waktu kepada bayi-bayi yang baru lahir.
Para murid memamerkan hasil karya buatan tangan yang dibuat selama liburan musim dingin di Sekolah Dasar Eksperimental Changxing Kampus Longshan di Kota Huzhou, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 26 Februari 2024. (Xinhua/Tan Yunfeng)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Pulihnya keamanan di Afghanistan dorong pengungsi untuk pulang ke tanah air
Indonesia
•
19 Nov 2024

Scheer Post: Kaum muda AS anggap kekerasan senjata api masalah nasional
Indonesia
•
18 Aug 2023

OKI: Kebebasan berekspresi tidak berarti menyerang agama
Indonesia
•
20 Nov 2020

Pameran foto di Sydney Australia soroti konservasi satwa liar
Indonesia
•
02 May 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
