
OKI: Kebebasan berekspresi tidak berarti menyerang agama

Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Dr. Yousef Bin Ahmed Al-Othaimeen menegaskan bahwa posisi OKI konsisten dalam hal menolak ekstremisme dan terorisme, karena hal tersebut tidak memiliki agama atau kebangsaan. (Kantor Berita Arab Saudi-SPA)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Perguruan tinggi panda raksasa pertama di China mulai terima mahasiswa
Indonesia
•
08 Jul 2024

Anak-anak di Asia Selatan hadapi krisis gizi yang kian parah
Indonesia
•
12 Sep 2025

COVID-19 – Bilik tes asam nukleat jadi klinik demam di China, perangi pandemik
Indonesia
•
27 Dec 2022

Wawancara – Direktur FISG harapkan Olimpiade Milan-Cortina dorong popularitas olahraga es di Italia
Indonesia
•
15 Feb 2026


Berita Terbaru

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026

Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan
Indonesia
•
27 Mar 2026

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026
