
Jutaan warga Kanada gunakan hak pilih dalam pemilu di tengah ancaman baru Trump

Seorang pemilih tiba di sebuah tempat pemungutan suara di Toronto, Kanada, pada 28 April 2025. (Xinhua/Zou Zheng)
Ancaman berulang Trump tentang kedaulatan Kanada, bersama dengan tarif yang dikenakan terhadap negara itu, menjadi isu utama dalam kampanye yang digelar selama 36 hari.
Ottawa, Kanada (Xinhua/Indonesia Window) – Jutaan warga Kanada pada Senin (28/4) mengantre untuk menggunakan hak pilih mereka dalam pemilihan umum (pemilu) di tengah ancaman baru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang ingin menganeksasi negara itu.Menurut Elections Canada, lembaga yang mengurus penyelenggaraan pemilu di Kanada, terdapat 28.525.638 pemilih terdaftar di luar mereka yang mendaftar pada hari pemilihan. Sekitar 7,3 juta pemilih menggunakan hak suaranya pada empat hari penyelenggaraan advance poll.Lembaga tersebut mengatakan akan memublikasikan hasil awal saat pemungutan suara pertama ditutup di negara itu pada Senin (28/4) dan hasil pertama akan tersedia segera setelah pukul 19.00 Eastern Standard Time (EST) atau Selasa (29/4) pukul 06.00 WIB.
Orang-orang mengantre untuk memasuki tempat pemungutan suara di Toronto, Kanada, pada 28 April 2025. (Xinhua/Zou Zheng)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Taiwan wajibkan informasi kandungan kafein pada produk minuman
Indonesia
•
28 Jun 2021

Menkeu AS: G7 akan berusaha rebut aset elit penting Rusia
Indonesia
•
02 Mar 2022

Asosiasi Medis Amerika desak Trump serahkan data penanganan COVID kepada Biden
Indonesia
•
18 Nov 2020

Denmark sebut Sekjen NATO tidak memiliki mandat untuk bernegosiasi atas nama Greenland
Indonesia
•
22 Jan 2026


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
