
Amerika Serikat perketat aturan mahasiswa internasional, masa tinggal kini dibatasi maksimal 4 tahun

Seorang mahasiswa berjalan di kampus Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), pada 14 Juli 2020. (Xinhua/Fan Lin)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Departemen Keamanan Dalam Negeri (Department of Homeland Security/DHS) Amerika Serikat (AS) pada Kamis (16/7) mengumumkan bahwa pihaknya akan memperketat batasan bagi mahasiswa internasional dan peserta program pertukaran, dengan membatasi masa tinggal sah mereka maksimal empat tahun, kecuali jika memperoleh perpanjangan yang disetujui pemerintah federal.
"Mahasiswa nonimigran (visa F) dan peserta pertukaran (visa J) akan diterima selama periode program spesifik mereka, tidak melebihi jangka periode maksimum selama empat tahun," kata departemen tersebut dalam pernyataan yang dirilis di situs webnya.
Menurut pernyataan itu, aturan final tersebut "secara resmi menghapus celah 'duration of status'" yang memungkinkan mahasiswa asing, peserta program pertukaran pelajar, dan yang lainnya untuk tetap tinggal di AS tanpa batas waktu dan "tanpa pengawasan rutin dari pemerintah".
Ketentuan Duration of Status memungkinkan warga negara asing untuk tetap tinggal di AS selama mereka secara aktif menjalankan tujuan visa mereka, alih-alih menetapkan tanggal pasti kapan mereka harus meninggalkan negara tersebut.
"Selama hampir setengah abad, sistem duration of status yang sudah usang telah membahayakan keamanan nasional dan menciptakan lingkungan yang subur untuk penipuan imigrasi," kata Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Markwayne Mullin, menuduh ribuan mahasiswa asing menyalahi sistem imigrasi AS.
Dalam sebuah pernyataan, Fanta Aw, direktur eksekutif sekaligus CEO NAFSA, sebuah asosiasi pendidik internasional yang berbasis di AS, menggambarkan keputusan DHS sebagai "perubahan kebijakan yang keliru dan tidak perlu, yang menimbulkan ketidakpastian, birokrasi, dan ketakutan ke dalam sistem yang telah lama berjalan secara efektif."
"Hal ini memberi sinyal kepada para pelajar dan akademisi terbaik di dunia bahwa keramahan, prediktabilitas, dan komitmen AS telah menurun," kata Aw.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Iran minta Houthi tutup Selat Bab el-Mandeb jika AS serang pembangkit listrik
Indonesia
•
17 Jul 2026

Drama berlanjut, DPR AS gagal pilih ketua baru
Indonesia
•
06 Jan 2023

Iran pastikan tidak ada kapal yang dapat lintasi Selat Hormuz tanpa seizinnya
Indonesia
•
03 May 2026

Kapal bawa biji-bijian pertama dari Ukraina berlabuh di Istanbul untuk inspeksi
Indonesia
•
03 Aug 2022


Berita Terbaru

Iran minta Houthi tutup Selat Bab el-Mandeb jika AS serang pembangkit listrik
Indonesia
•
17 Jul 2026

Google Play hapus super-app Rusia MAX, pengguna diminta beralih ke domain baru
Indonesia
•
17 Jul 2026

Operasi militer Israel berbuah ancaman, Netanyahu dan keluarganya kini hidup tak tenang
Indonesia
•
17 Jul 2026

148 negara setuju, hanya AS dan Israel tolak deklarasi PBB tentang pembangunan perkotaan
Indonesia
•
17 Jul 2026
