
6 alasan mengapa 10 hari pertama Dzulhijjah sangat istimewa

Jamaah haji memanjatkan doa di Jabal Rahmah yang berada di sekitar Arafah pada musim haji 1441 Hijriah/2020. (Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi)
Ilustrasi. Membaca Al-Quran dan mendalami maknanya adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dilakukan pada 10 hari pertama Dzulhijjah. (Masjid Pogung Dalangan on Unsplash)
- Allah ﷻ bersumpah dengan menyebutkan sepuluh hari bulan Dzulhijjah. Tidaklah Allah bersumpah dengan sesuatu melainkan karena ada hikmah yang agung di balik waktu tersebut. Allah ﷻ berfirman, “Demi fajar, dan malam yang sepuluh” (T.QS Al Fajr: 1-2).
- Allah mencintai amalan shalih yang dikerjakan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Sebagaimana sabda Nabi ﷺ, “Tidak ada hari yang amal shalih lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari yang sepuluh ini (10 awal Dzulhijjah –pen).” Para sahabat bertanya, “Tidak pula jihad fii sabiilillaah?” Beliau bersabda, “Iya. Tidak pula jihad fii sabiilillaah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan harta dan jiwa raganya kemudian dia tidak pernah kembali lagi (mati syahid –pen).” (HR. Al Bukhari)
- Termasuk bulan haram yang Allah ﷻ muliakan. Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya waktu itu berputar sebagaimana keadaannya ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Setahun ada 12 bulan. Di antara bulan-bulan tersebut ada empat bulan yang haram. Tiga bulan berturut-turut, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Al Muharram, (dan yang terakhir –pen) Rajab Mudhar, yaitu bulan di antara bulan Jumaada dan Sya’ban.” (HR. Al Bukhari)
- Allah telah menyempurnakan agama Islam pada bulan Dzulhijjah yaitu saat Nabi ﷺ melakukan haji wada' pada hari Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah.
- Puasa Arafah bagi yang tidak melaksanakan haji pada tanggal 9 Dzulhijjah memiliki keutamaan bagi Umat Islam sehingga sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Nabi ﷺ bersabda, “Puasa Asyura dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu, dan puasa Arafah itu dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. An Nasaa’i)
- Tanggal 9 Dzulhijjah adalah saat berkumpulnya Umat Islam dari seluruh penjuru dunia untuk melakukan wukuf (berdiam diri dengan memperbanyak dzikir dan doa) di padang Arafah.
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sistem manajemen terstruktur dukung peningkatan kualitas ponpes tahfizh
Indonesia
•
21 Jan 2026

Haji1441 - Arab Saudi evaluasi haji untuk persiapan umroh
Indonesia
•
04 Aug 2020

Haji1441 – Jamaah terapkan “social distancing” saat tawaf
Indonesia
•
29 Jul 2020

Benang emas tersulam elok pada kaligrafi kiswah
Indonesia
•
11 Sep 2019


Berita Terbaru

Al Ghozy Muslimah Center salurkan 1.200 paket daging kurban untuk pengajar Al-Qur’an
Indonesia
•
30 May 2026

Idul Adha ‘ramah lingkungan’, daging kurban dibagi dalam wadah besek
Indonesia
•
28 May 2026

Feature – Melempar jumrah, membuang sifat tercela
Indonesia
•
28 May 2026

Rumah Singgah Janda Dhuafa pertama di Cileungsi, solusi pengentasan kemiskinan
Indonesia
•
21 May 2026
