
Tanggapi resolusi IAEA, Iran perintahkan aktivasi peranti sentrifugal ‘canggih’

(241009) -- TEHRAN, Oct. 9, 2024 (Xinhua) -- Demonstrators attend a rally in Tehran, Iran, Oct. 8, 2024. People held a rally in Tehran on Tuesday to denounce the policies of Israel and the United States and to call for actions of international communities against Israel's military strikes on Gaza Strip and Lebanon. (Xinhua/Shadati)
Aktivasi peranti sentrifugal baru dilaksanakan untuk melindungi kepentingan Iran dan mengembangkan industri nuklir "damai" Iran lebih lanjut secara proporsional sesuai kebutuhan nasional yang terus meningkat dan berdasarkan kerangka hak-hak serta kewajiban negara di bawah perjanjian perlindungan komprehensif.
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Iran pada Jumat (22/11) mengumumkan aktivasi peranti sentrifugal "canggih" baru dalam jumlah yang "substansial". Hal itu dilakukan sebagai tanggapan atas resolusi yang "tidak dapat dibenarkan" dan diloloskan oleh Dewan Gubernur badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).Keputusan ini diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Iran dan Organisasi Energi Atom Iran (Atomic Energy Organization of Iran/AEOI) dalam sebuah pernyataan bersama. Pernyataan tersebut mengecam resolusi yang disahkan oleh Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) pada Kamis (21/11). Resolusi itu memerintahkan Iran untuk segera memperbaiki kerja sama dengan IAEA dan meminta laporan "komprehensif" yang bertujuan menekan Iran agar melakukan dialog nuklir baru.Disebutkan di dalam pernyataan itu bahwa dewan IAEA meloloskan resolusi yang menentang program nuklir "damai" Iran di bawah "tekanan dan desakan" Prancis, Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat (AS).Keempat negara itu mengajukan resolusi yang menentang Iran dalam sebuah langkah yang "konfrontatif dan tidak dapat dibenarkan," alih-alih berkontribusi pada kelanjutan "atmosfer konstruktif" yang telah tercipta antara Teheran dan IAEA, imbuh pernyataan bersama dari Kemenlu Iran dan AEOI. Pernyataan tersebut juga menggambarkan pendekatan keempat negara itu sebagai "telah dipolitisasi dan tidak realistis."Aktivasi peranti sentrifugal baru dilaksanakan untuk melindungi kepentingan Iran dan mengembangkan industri nuklir "damai" Iran lebih lanjut secara proporsional sesuai kebutuhan nasional yang terus meningkat dan berdasarkan kerangka hak-hak serta kewajiban negara di bawah perjanjian perlindungan komprehensif, lanjut pernyataan itu.Pernyataan itu menjamin bahwa "kerja sama teknis dan pengamanan" antara Iran dengan IAEA akan terus berlanjut seperti di masa lalu dan sesuai dengan kerangka kerja perjanjian pengamanan.
Foto yang diabadikan pada 15 Mei 2023 ini menunjukkan logo Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) di markas besar IAEA di Wina, Austria. (Xinhua/Liu Xinyu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi-Pakistan latihan gabungan Naseem Al-Bahr 13
Indonesia
•
03 Oct 2021

China kirim 26,32 juta unit ponsel 5G pada Januari 2022
Indonesia
•
21 Feb 2022

Gelar voting, parlemen Korsel sepakat batalkan darurat militer Presiden Yoon Suk-yeol
Indonesia
•
08 Dec 2024

Presiden Lebanon sebut hampir 18 persen wilayah negaranya rusak akibat perang
Indonesia
•
20 Jun 2026


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
