
Misi China: Jepang harus serius tanggapi kekhawatiran soal pembuangan air limbah nuklir ke laut

Foto yang diabadikan pada 23 Maret 2023 ini menunjukkan sejumlah pemuda Indonesia berunjuk rasa menentang rencana Jepang membuang air terkontaminasi nuklir ke laut, di depan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia di Jakarta. (Xinhua)
Air limbah terkontaminasi nuklir dari PLTN Fukushima Daiichi yang rencananya akan dibuang ke laut dipastikan merugikan negara-negara di kawasan ASEAN yang merupakan negara maritim dan kesejahteraan masyarakatnya selalu berkaitan erat dengan lingkungan laut.
Jakarta (Xinhua) – China mencatat bahwa beberapa negara dan kelompok di Asia Tenggara sudah menyatakan kekhawatiran yang besar dan penentangan yang kuat terhadap tindakan Jepang yang memulai uji coba pengoperasian sebuah fasilitas yang akan membuang air terkontaminasi nuklir dari Fukushima ke laut, bahkan seluruh pembuangan mungkin akan segera dilakukan. Dengan sentimen yang sama, China mendesak Jepang menanggapi kekhawatiran dari negara-negara lain serta masyarakat internasional terkait hal tersebut dan mengambil tindakan yang aman dan baik, demikian disampaikan Misi China untuk Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada Senin (3/7).Saat menjawab pertanyaan dari sejumlah wartawan soal rencana pembuangan air limbah terkontaminasi nuklir dari Fukushima ke laut yang kemungkinan akan segera dilakukan pemerintah Jepang, seorang pejabat dari Misi China untuk ASEAN menyatakan bahwa China dengan sungguh-sungguh menyatakan penentangan keras dalam beberapa kesempatan terkait keputusan Jepang."Rencana Jepang itu mengabaikan kewajibannya di bawah hukum internasional, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut dan mengabaikan kekhawatiran kuat dari masyarakat internasional. Hal ini sangat egois dan tidak bertanggung jawab," ujar pejabat itu.Sebagian besar negara ASEAN merupakan negara maritim dan kesejahteraan masyarakatnya selalu berkaitan erat dengan lingkungan laut. Begitu air yang terkontaminasi nuklir dari Jepang dibuang ke laut, negara-negara di kawasan ini menjadi pihak pertama yang dirugikan. Sebagai negara tetangga Jepang, China juga mendesak Jepang menangani hal itu dengan cara yang aman dan sesuai dengan kewajiban internasional, standar keamanan internasional, dan praktik internasional, ungkap sang pejabat.Misi China untuk ASEAN itu menambahkan ASEAN saat ini sedang berupaya mendorong ASEAN Maritime Outlook. China dan ASEAN sedang mengeksplorasi untuk membangun Kemitraan Ekonomi Biru dan kedua belah pihak sangat memandang penting kerja sama maritim. Semua itu harus dilandasi lingkungan laut yang aman dan ekologi laut yang baik.China siap untuk lebih memperkuat kerja sama dengan negara-negara ASEAN guna menjaga rumah maritim kita bersama, urainya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Isu sumber pendapatan masyarakat jadi agenda utama PM baru Selandia Baru
Indonesia
•
26 Jan 2023

Perusahaan China mulai konstruksi struktur utama 5 pencakar langit di New Alamein, Mesir
Indonesia
•
01 Aug 2022

IAEA: Situasi keamanan PLTN Zaporizhzhia "memburuk"
Indonesia
•
20 Aug 2024

Menlu Hongaria sebut negaranya tak ingin NATO jadi blok anti-China
Indonesia
•
07 Apr 2023


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
