
621 tahun jejak Cheng Ho, Semarang kembali hidupkan warisan akulturasi budaya

Warga mengikuti kirab budaya saat peringatan Festival Arak-Arakan Laksamana Cheng Ho (Sam Poo Tay Djien) ke-621 di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada 15 Agustus 2026. (Xinhua/Kalila)
Semarang, Jawa Tengah (Xinhua/Indonesia Window) – Festival Arak-Arakan Cheng Ho 2026 menampilkan kirab budaya dari Klenteng Tay Kak Sie menuju Klenteng Sam Poo Kong di Semarang, Provinsi Jawa Tengah.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan sejarah Laksamana Cheng Ho yang telah berlangsung selama 621 tahun.
Melalui rangkaian acara yang meriah, mulai dari festival rakyat, kirab budaya, hingga berbagai pertunjukan seni, kegiatan ini berhasil menghadirkan kembali jejak akulturasi budaya yang telah lama melekat di Kota Semarang.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat dan wisatawan, festival ini juga memperkuat identitas Semarang sebagai kota bersejarah yang kaya akan warisan budaya.
Kehadirannya dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 semakin menegaskan peran kota itu sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

CDC Afrika: Kasus mpox di Afrika nyaris capai 30.000
Indonesia
•
22 Sep 2024

Sedikitnya 43 orang tewas dalam kebakaran dahsyat di gedung bertingkat di ibu kota Bangladesh
Indonesia
•
01 Mar 2024

Delhi India bersihkan udara dengan dana 600 juta dolar AS selama 3 tahun
Indonesia
•
25 Aug 2022

Aktivis: Kejahatan kebencian akan meningkat jelang pemilu presiden AS 2024
Indonesia
•
29 Apr 2023


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
