
33 warga Palestina tewas akibat tembakan Israel di Gaza saat Idul Adha

Warga Palestina mengunjungi sebuah pasar menjelang Hari Raya Idul Adha di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 15 Juni 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Pasukan Israel menewaskan 33 warga Palestina dan melukai lebih dari 130 lainnya selama libur Idul Adha.
Gaza/Ramallah, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza pada Ahad (31/5) melaporkan bahwa pasukan Israel menewaskan 33 warga Palestina dan melukai lebih dari 130 lainnya selama libur Idul Adha, yang dimulai pada Rabu (27/5) dan berakhir pada Sabtu (30/5).
Dalam laporan hariannya, otoritas tersebut mengatakan jumlah korban tewas di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah meningkat menjadi 72.939 orang, sementara jumlah korban luka mencapai 172.927 orang.
Laporan itu menunjukkan bahwa sejumlah korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan-jalan, serta tim ambulans dan pertahanan sipil menghadapi kesulitan signifikan untuk menjangkau mereka.
Sementara itu, Raed Hussein, direktur Rumah Sakit al-Aqsa di Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah, memperingatkan tentang penutupan rumah sakit yang akan segera terjadi akibat krisis listrik yang parah dan kegagalan generator utama maupun cadangan.
Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di rumah sakit tersebut, dia mencatat bahwa krisis itu mulai berdampak langsung pada departemen-departemen vital, khususnya ruang operasi.
Sementara itu, seorang pria Palestina tewas pada Ahad akibat tembakan Israel di penghalang pemisah di Kota al-Ram, sebelah utara Yerusalem, menurut sumber-sumber Palestina.
Kementerian Kesehatan Palestina dalam sebuah pernyataan pers mengatakan bahwa Imad Ishtayeh (26), dari Desa Salem di sebelah timur Nablus, meninggal akibat luka-lukanya setelah ditembak pasukan Israel di dekat penghalang pemisah al-Ram.
Sumber-sumber setempat melaporkan bahwa pasukan Israel menembak Ishtayeh ketika dirinya berupaya melintasi penghalang pemisah itu untuk bekerja di dalam wilayah Israel guna menghidupi keluarganya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tak tahu kapan akhiri perang Iran, Trump minta warga AS bersiap hadapi kenaikan harga bensin
Indonesia
•
24 Apr 2026

Pakistan lancarkan serangan udara terhadap berbagai fasilitas Taliban di Afghanistan
Indonesia
•
01 Mar 2026

Elon Musk buat ‘inovasi’, dirikan Partai Politik Baru di AS
Indonesia
•
09 Jul 2025

Penasihat khusus Korsel tuntut hukuman penjara 15 tahun untuk mantan PM karena bantu pemberontakan
Indonesia
•
28 Nov 2025


Berita Terbaru

Negosiasi AS-Iran memanas, Teheran tegaskan tak akan terima semua usulan Washington
Indonesia
•
01 Jun 2026

Arab Saudi bersihkan 6.323 ranjau dan bahan peledak di Yaman
Indonesia
•
01 Jun 2026

Gara-gara Bluetooth penumpang, penerbangan United Airlines tujuan Spanyol terpaksa putar balik
Indonesia
•
01 Jun 2026

Iran sebut angkatan bersenjata jalankan pengelolaan Selat Hormuz dengan otoritas penuh
Indonesia
•
31 May 2026
