20 wanita duduk di posisi kunci di kepresidenan Masjidil Haram

20 wanita duduk di posisi kunci di kepresidenan Masjidil Haram
Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi. (tasnim umar on Unsplash)

Jakarta (Indonesia Window) – Dalam langkah penting untuk lebih memberdayakan perempuan di Arab Saudi, Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci mengumumkan penunjukan 20 wanita, yang merupakan pemegang gelar master dan doktor, untuk duduk dalam posisi kepemimpinan kunci di kepresidenan.

Jabatan tersebut termasuk asisten kepala kepresidenan, wakil sekretaris kepresidenan, dan asisten wakil sekretaris dalam berbagai disiplin pengembangan di kepresidenan.

Kepala Kepresidenan Umum Syeikh Abdurrahman Assudais mengatakan bahwa wanita terhormat akan diberdayakan secara akademis dan praktis untuk memegang posisi tersebut.

Kepala kepresidenan telah mengeluarkan perintah untuk membuat lembaga asisten pemberdayaan perempuan di bawah kepresidenan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberdayakan perempuan di Dua Masjid Suci (Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah).

“Perempuan yang bekerja di Dua Masjid Suci telah membuktikan kompetensinya di berbagai bidang. Kepresidenan bertujuan untuk terus bekerja guna mencapai manfaat maksimal dari para kader wanita terkemuka, dan untuk memanfaatkan upaya mereka dalam melayani jamaah haji dan umroh, serta pengunjung sesuai dengan Visi Kerajaan 2030,” tambahnya.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here