
15 orang tewas dan 134 lainnya terluka usai gempa bermagnitudo 7,8 guncang Filipina selatan

Foto yang diabadikan pada 8 Juni 2026 ini menunjukkan sebuah bangunan yang hancur akibat gempa bermagnitudo 7,8 di General Santos City, Filipina. (Xinhua)
Manila, Filipina (Xinhua/Indonesia Window) – Sebanyak 15 orang dilaporkan tewas dan 134 lainnya luka-luka setelah gempa bumi bermagnitudo 7,8 mengguncang Provinsi Sarangani di Filipina selatan pada Senin (8/6) pagi waktu setempat, demikian disampaikan otoritas Filipina.
Rodrigo Sosmena, direktur kantor pertahanan sipil setempat, mengatakan dari 12 korban tewas tersebut, tiga di antaranya berada di Provinsi Sarangani dan sembilan lainnya di Provinsi Cotabato Selatan, termasuk tujuh orang di General Santos, sebuah kota dengan populasi sekitar 700.000.
Dewan Penanggulangan dan Mitigasi Risiko Bencana Nasional Filipina menyatakan pihaknya sedang memvalidasi laporan yang menyebutkan bahwa tiga orang lainnya juga tewas di Provinsi Davao Occidental. Sementara itu, Kepolisian Nasional Filipina menyebutkan dalam sebuah laporan terpisah bahwa pihaknya mencatat 134 orang mengalami luka-luka.
Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Philippine Institute of Volcanology and Seismology/Phivolcs) mengatakan gempa tektonik tersebut terjadi pada pukul 07.37 waktu setempat di kedalaman 33 km, dengan pusat gempa terletak 32 km di bagian barat daya pesisir Kota Maasim di Provinsi Sarangani, Pulau Mindanao.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Filipina perintahkan semua menteri mengundurkan diri usai pemilu sela
Indonesia
•
26 May 2025

Utusan AS sebut akan cari "solusi alternatif" untuk gencatan senjata di Gaza
Indonesia
•
25 Jul 2025

G20 tak hasilkan kesepakatan berarti tentang iklim
Indonesia
•
01 Nov 2021

COVID-19 – Syeikh Assudais terima suntikan vaksin pertama
Indonesia
•
23 Mar 2021


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
