ZTE dan XLSMART luncurkan pusat inovasi di Jakarta untuk dukung pengembangan 5G-A dan AI di Indonesia

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, saat menyampaikan sambutan dalam acara Grand Opening and Technology Showcase 'Shaping The Future of Digital Connectivity' di Jakarta, pada 23 April 2026. (Sumber: Humas Kemkomdigi)

Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Produsen peralatan telekomunikasi asal China, ZTE Corporation, dan operator telekomunikasi Indonesia, XLSMART, baru-baru ini meluncurkan sebuah pusat inovasi bersama di Jakarta untuk mendukung pengembangan teknologi 5G-Advanced (5G-A) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Indonesia.

Berlokasi di kantor ZTE Indonesia di The East Building, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pusat tersebut akan berfungsi sebagai platform praktis untuk menguji penerapan di dunia nyata dan mengeksplorasi model bisnis berbasis 5G baru di berbagai sektor industri di Indonesia. Fasilitas itu juga diharapkan dapat menyediakan platform terbuka bagi para pelaku industri, institusi akademis, dan mitra ekosistem untuk bersama-sama mengembangkan solusi teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia.

Peluncuran itu dihadiri oleh perwakilan senior dari pemerintah maupun industri, termasuk Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (RI) Nezar Patria, Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong, Chairman Sinarmas Telecommunication & Technology Franky Oesman Widjaja, Wakil Presiden Senior (SVP) sekaligus Presiden ZTE Corporation untuk Asia-Pasifik dan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (Commonwealth of Independent States/CIS) Zhang Jianpeng, Ketua Umum Kamar Dagang China di Indonesia Sun Shangbin, Direktur Kereta Cepat untuk KCIC Zhang Ming, serta anggota-anggota tim manajemen XLSMART lainnya.

Pusat inovasi itu menghadirkan beberapa teknologi inti, termasuk optimisasi jaringan berbasis AI, konektivitas 5G-Advanced dengan latensi rendah, infrastruktur digital yang hemat energi, serta penelitian terhadap teknologi komunikasi masa depan, yang bertujuan untuk mendukung transformasi digital Indonesia dan memperkuat peta jalan konektivitas jangka panjang di Tanah Air.

Shurish Subbramaniam, direktur sekaligus chief technology officer XLSMART, mengatakan pusat tersebut menandai langkah strategis dalam upaya XLSMART untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia. Dia menambahkan bahwa kemitraan dengan ZTE akan membantu mempercepat adopsi teknologi 5G-Advanced dan AI, sekaligus menciptakan peluang bisnis baru dan meningkatkan daya saing digital Indonesia di kawasan.

Sementara itu, Richard Liang, presiden direktur ZTE Indonesia, mengatakan Indonesia memiliki potensi signifikan dalam transformasi digital di kawasan ASEAN. Dia menuturkan bahwa pusat tersebut akan menggabungkan pengalaman inovasi global ZTE dengan wawasan pasar lokal untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital yang lebih efisien, cerdas, dan berkelanjutan bagi Indonesia.

ZTE dan XLSMART menyatakan bahwa pusat inovasi ini diharapkan akan menjadi rujukan regional untuk inovasi telekomunikasi di ASEAN. Kedua perusahaan juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk mendukung transformasi digital Indonesia melalui kerja sama lintas sektor yang lebih luas. 

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait