
Zambia umumkan wabah polio usai virus terdeteksi di air limbah

Foto yang diabadikan pada 31 Maret 2025 ini menunjukkan pemandangan salah satu sudut kota Lusaka di Zambia. (Xinhua/Han Xu)
Wabah virus polio merebak di Zambia, yang terdeteksi di sejumlah sampel yang diambil dari sebuah instalasi pengolahan air limbah di Lusaka, ibu kota negara itu.
Lusaka, Zambia (Xinhua/Indonesia Window) – Zambia pada Selasa (24/2) mengumumkan wabah virus polio sesuai dengan Peraturan Kesehatan Internasional setelah sejumlah sampel yang diambil dari sebuah instalasi pengolahan air limbah di Lusaka, ibu kota negara itu, dinyatakan positif mengandung virus tersebut.
Pelaksana Tugas Menteri Kesehatan Zambia Cornelius Mweetwa mengatakan bahwa virus itu terdeteksi melalui sistem pengawasan lingkungan di negara tersebut, seraya mencatat bahwa belum ada laporan kasus klinis kelumpuhan akibat polio yang terkonfirmasi.
"Deteksi melalui sistem pengawasan air limbah lingkungan menegaskan bahwa virus tersebut menyebar di komunitas kita," tutur Mweetwa dalam pernyataan menteri yang disampaikan di parlemen.
Mweetwa mengatakan bahwa virus polio yang menyebar juga telah terdeteksi di beberapa negara tetangga, yang menunjukkan adanya wabah regional yang lebih luas.
Mweetwa menyebutkan bahwa pemerintah telah membentuk sistem manajemen respons virus polio nasional untuk mengoordinasikan upaya pencegahan. Penilaian risiko dan investigasi lapangan terperinci saat ini sedang dilakukan untuk menentukan sejauh mana kemungkinan penularan di masyarakat.
Pemerintah akan bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) untuk melakukan kampanye vaksinasi yang menargetkan anak-anak di bawah usia lima tahun di daerah-daerah berisiko tinggi yang telah diidentifikasi, imbuh Mweetwa.
Meskipun Zambia terakhir kali mencatat kasus virus polio liar endemik pada 1995, Mweetwa mengatakan bahwa sejak saat itu negara tersebut secara berkala mendeteksi kasus virus polio yang beredar di masyarakat, dengan kasus terbaru dilaporkan pada Desember 2023.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Psikiater Kamboja yang bantu para penyintas genosida, raih Nobel Asia
Indonesia
•
05 Sep 2022

Ratu bulu tangkis Taiwan itu juga seorang doktor
Indonesia
•
29 May 2021

PBB sebut China pimpin upaya perlindungan keanekaragaman hayati global
Indonesia
•
19 Dec 2022

Selandia Baru umumkan keadaan darurat akibat Topan Gabrielle
Indonesia
•
13 Feb 2023


Berita Terbaru

UNESCO tambah 25 Warisan Dunia baru, tiga situs terdampak konflik ditetapkan lewat prosedur darurat
Indonesia
•
29 Jul 2026

Stok darah O di AS tinggal kurang dari sehari, Palang Merah umumkan krisis nasional
Indonesia
•
29 Jul 2026

Kali pertama dalam 42 tahun, populasi warga negara Jepang turun di bawah 120 juta
Indonesia
•
29 Jul 2026

Feature – Dari Sungai Cisadane, tradisi perahu naga terus mengayuh lintas generasi
Indonesia
•
27 Jul 2026
