
Wisatawan China ke Indonesia tembus 734.000, naik 18,5 persen pada semester I 2026

Pantai Klayar di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada 13 Juni 2025 (Indonesia Window)
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah kunjungan wisatawan asal China ke Indonesia mencapai 734.691 sepanjang periode Januari-Juni 2026, meningkat 18,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di saat yang sama, kunjungan wisatawan Indonesia ke China juga mencatat kenaikan hingga dua digit berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS).
China menjadi negara keempat setelah Malaysia, Australia, dan Singapura, sebagai negara kontributor wisatawan asing terbesar ke Indonesia, meliputi 9,8 persen dari total wisatawan asing pada paruh pertama (H1) tahun ini.
Secara kumulatif, sebanyak 7,45 juta wisatawan asing mengunjungi Indonesia pada H1 tahun ini, meningkat 5,7 persen.
Selain itu, wisatawan asal China juga termasuk yang memiliki masa tinggal cukup lama di Indonesia. Tercatat rata-rata wisatawan China menghabiskan 23,96 malam, sedikit meningkat dari rata-rata 23,48 malam pada tahun lalu.
Pemerintah Indonesia menargetkan 1,56-1,72 juta kunjungan wisatawan asal China tahun ini.
Guna mencapai target tersebut, Kementerian Pariwisata telah beberapa kali meluncurkan program untuk mempromosikan objek wisata lokal ke pasar China. Yang terbaru yakni familiarization trip (famtrip), sebuah program yang mengajak perwakilan agen perjalanan premium dan perusahaan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) China untuk berkunjung ke destinasi wisata di sekitar Jakarta. Jakarta dipilih karena menjadi salah satu pintu masuk utama wisatawan asal China.
Di saat wisatawan China ramai berkunjung ke Indonesia, wisatawan Indonesia yang bepergian ke China juga meningkat.
BPS mencatat kenaikan 33 persen pada kunjungan wisatawan Indonesia ke China sepanjang paruh pertama tahun ini dibandingkan tahun lalu.
Dari total 4,46 juta perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri tahun ini, 8,69 persen di antaranya menuju China.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China masih jadi sumber impor terbesar Israel pada 2024
Indonesia
•
23 Jan 2025

Minyak menguat di Asia, rilis minyak darurat dilihat sebagai sementara
Indonesia
•
07 Apr 2022

OH SAMBEL! Bawa cita rasa Indonesia keliling dunia
Indonesia
•
14 Jan 2024

Tolak pendaratan 2 penerbangan deportasi AS, Kolombia dikenakan tarif impor 25 persen oleh Trump
Indonesia
•
28 Jan 2025


Berita Terbaru

OPEC+ naikkan produksi minyak 188.000 barel per hari mulai September
Indonesia
•
03 Aug 2026

Jepang dan AS kompak intervensi yen untuk pertama kalinya dalam 15 tahun, ada apa?
Indonesia
•
03 Aug 2026

Unitree Robotics bidik pendapatan 3 triliun rupiah, mulai proses IPO
Indonesia
•
31 Jul 2026

Kawasan Industri Morowali perkuat industri hijau, raih penghargaan IDX Channel ESG 2026
Indonesia
•
31 Jul 2026
