
Wuling kerja sama dengan perusahaan penyewaan mobil MPMRent untuk pasok 50 unit EV

Foto menunjukkan penandatanganan dokumen kerja sama antara Wuling dan PT Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent) untuk menyediakan total 50 unit kendaraan listrik yang berlangsung di Tangerang, Provinsi Banten, pada 17 Juni 2026. (Sumber: Wuling Motors)
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Wuling dan perusahaan penyewaan kendaraan, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent), menjalin kemitraan strategis dengan memasok total 50 unit kendaraan listrik (electric vehicle/EV) New BinguoEV Lite sebagai armada MPMRent di Indonesia. Kemitraan ini ditandai dengan upacara penyerahan unit yang berlangsung di Tangerang, Provinsi Banten, pada Rabu (17/6).
"Bagi kami, pengadaan armada ini bukan sekadar hubungan bisnis, melainkan cerminan dari kemitraan strategis yang dibangun atas dasar kepercayaan, komitmen, dan tujuan bersama. Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan MPMRent dalam mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan bisnisnya," kata Presiden Direktur Wuling Motors Tang Wensheng dalam keterangan resminya.
MPMRent menyebut pengadaan puluhan unit EV ini sebagai upaya untuk memperkuat portofolio armada ramah lingkungan mereka, khususnya bagi pelanggan korporasi yang saat ini semakin memperhatikan aspek keberlanjutan.
"Kerja sama ini memperkuat komitmen MPMRent dalam menyediakan solusi mobilitas yang berkelanjutan bagi pelanggan," kata CEO MPMRent Chua Zi Yong.
Pemilihan unit Wuling New BinguoEV Lite oleh MPMRent didasarkan pada kombinasi antara efisiensi, fungsionalitas, serta kesesuaian kendaraan dengan kebutuhan operasional pelanggan korporasi.
Mobil ini diminati karena memiliki kabin dan bagasi yang lapang, kemampuan berkendara yang andal dengan jarak tempuh hingga 333 kilometer untuk sekali pengisian daya penuh, serta fitur pengisian daya cepat dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 35 menit.
Sebagai bagian dari kemitraan ini, Wuling turut menyediakan berbagai layanan tambahan seperti layanan prioritas, dukungan Service Level Agreement (SLA) untuk perbaikan kendaraan, hingga program pelatihan bagi pengemudi dan mekanik untuk meningkatkan efisiensi operasional kendaraan listrik.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Asosiasi bisnis Meksiko sebut tarif AS terhadap Meksiko dan Kanada sebagai "langkah mundur"
Indonesia
•
06 Mar 2025

Italia setujui produksi ‘wine’ rendah alkohol dan bebas alkohol
Indonesia
•
26 Dec 2024

Trump sebut tarif 50 persen untuk tembaga mulai berlaku 1 Agustus
Indonesia
•
11 Jul 2025

Survei Celios ungkap mayoritas warga Indonesia anggap hubungan Indonesia-China positif
Indonesia
•
20 Dec 2025


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
