
WHO konfirmasi kasus kedua hantavirus di kapal pesiar Belanda

Kapal pesiar Italia, Costa Fortuna, berlabuh di Marina Bay Cruise Centre di Singapura pada 10 Maret 2020. (Xinhua/Then Chih Wey)
Kasus kedua infeksi hantavirus teridentifikasi di sebuah kapal di Samudra Atlantik, menambah total kasus terkonfirmasi di kapal itu menjadi dua.
Den Haag, Belanda (Xinhua/Indonesia Window) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi kasus kedua infeksi hantavirus yang teridentifikasi di sebuah kapal di Samudra Atlantik, menambah total kasus terkonfirmasi di kapal itu menjadi dua, seperti disampaikan operator kapal pesiar Belanda Oceanwide Expeditions dalam sebuah pernyataan pada Senin (5/5).
Kasus yang baru dikonfirmasi tersebut adalah seorang penumpang wanita berkebangsaan Belanda yang meninggal pada 27 April, kata operator itu.
Sekitar 150 orang masih berada di kapal setelah kematian pasangan berkebangsaan Belanda dan seorang warga negara Jerman, serta dua anggota kru yang jatuh sakit. Seorang penumpang lain yang terkonfirmasi terinfeksi hantavirus, yang merupakan warga negara Inggris, telah meninggalkan kapal tersebut dan sedang menerima perawatan intensif di Johannesburg, Afrika Selatan, menurut pernyataan itu.
"Dua anggota kru di kapal terus menunjukkan gejala pernapasan akut, satu ringan dan satu parah. Keduanya membutuhkan perawatan medis segera," kata pernyataan itu. "Anggota kru ini berkebangsaan Inggris dan Belanda. Saat ini, belum ada orang lain dengan gejala yang teridentifikasi."
Hantavirus merupakan kelompok virus yang dibawa oleh hewan pengerat dan dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia. Infeksi biasanya terjadi melalui kontak dengan hewan pengerat yang terinfeksi atau melalui urine, kotoran, maupun air liurnya, sementara penularan antarmanusia tergolong jarang.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Seorang pria jadi donor organ bagi lima orang di Arab Saudi
Indonesia
•
09 Nov 2020

WFP peringatkan kekeringan picu kerawanan pangan dan malnutrisi akut di Tanduk Afrika
Indonesia
•
24 Nov 2022

Proyek ‘Kit of Love' yang didanai China diluncurkan di Kamboja, bantu siswa SD
Indonesia
•
28 Aug 2022

Laos tingkatkan kewaspadaan hadapi ancaman wabah antraks
Indonesia
•
06 May 2025


Berita Terbaru

Gelombang panas di Belanda diduga sebabkan 911 kematian berlebih dalam dua pekan
Indonesia
•
16 Jul 2026

Feature – Impian 30 tahun terwujud, seniman keramik Indonesia akhirnya jejakkan kaki di ‘ibu kota porselen dunia’
Indonesia
•
16 Jul 2026

Rumah baru panda raksasa dibuka, Meng Lan si panda viral kini punya habitat super canggih
Indonesia
•
16 Jul 2026

Cuaca panas bikin beruang nekat masuk rumah lansia di Jepang, bongkar kulkas demi makanan
Indonesia
•
15 Jul 2026
