
Wapres Filipina minta Mahkamah Agung hentikan sidang pemakzulan dirinya

Seorang pria menyunggi sekarung beras di sebuah pasar di Quezon City, Filipina, pada 6 Agustus 2024. (Xinhua/Rouelle Umali)
Wakil Presiden Filipina Sara Duterte telah mengajukan petisi ke Mahkamah Agung Filipina yang mempertanyakan kesesuaian dengan konstitusi dan keabsahan dari pengaduan pemakzulan keempat yang diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) negara tersebut.
Manila, Filipina (Xinhua/Indonesia Window) – Wakil Presiden (Wapres) Filipina Sara Duterte telah mengajukan petisi ke Mahkamah Agung Filipina yang mempertanyakan kesesuaian dengan konstitusi dan keabsahan dari pengaduan pemakzulan keempat yang diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Filipina, demikian disampaikan juru bicara (jubir) Pengadilan Tinggi Filipina pada Rabu (19/2).Jubir Mahkamah Agung itu mengonfirmasi bahwa Pengadilan Tinggi telah menerima petisi Duterte pada Selasa (18/2). Namun, Pengadilan Tinggi belum mengambil tindakan terkait hal tersebut.Dalam petisi Duterte, sebuah firma hukum yang mewakili Duterte mengatakan bahwa wapres yang dimakzulkan tersebut "meminta intervensi yudisial dari Pengadilan Tinggi untuk menjunjung tinggi proses hukum yang adil dan mengungkapkan kekhawatiran hukum serta konstitusional yang serius."Pada 5 Februari 2025, DPR Filipina memakzulkan Duterte setelah 215 dari 306 anggotanya menandatangani dan memverifikasi pengaduan pemakzulan terhadap sang wapres.Selain petisi Duterte, sekelompok pengacara yang mendukung wapres Filipina itu juga pada Selasa mengajukan petisi terpisah kepada Mahkamah Agung untuk membatalkan pemakzulan itu dan mencegah Senat melanjutkan ke proses persidangan, dengan alasan kurangnya waktu yang disediakan untuk mengevaluasi pengaduan tersebut di DPR.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Google bayar 1,3 triliun rupiah untuk selesaikan kasus hukum dengan pengembang aplikasi
Indonesia
•
01 Jul 2022

Denmark sebut Sekjen NATO tidak memiliki mandat untuk bernegosiasi atas nama Greenland
Indonesia
•
22 Jan 2026

Netanyahu dukung gencatan senjata sementara jika Iran buka Selat Hormuz
Indonesia
•
08 Apr 2026

Fokus Berita – China berperan penting dalam transisi global menuju energi terbarukan
Indonesia
•
14 Feb 2024


Berita Terbaru

Mesir dan Yaman tolak ‘militerisasi’ Laut Merah
Indonesia
•
25 May 2026

5 hingga 7 Pasien di Gaza berada di ambang kematian setiap hari akibat keterlambatan akses pengobatan di luar negeri
Indonesia
•
25 May 2026

Pria misterius semprot zat tak dikenal di Tokyo, sekitar 20 orang laporkan gejala penyakit
Indonesia
•
25 May 2026

Lebih dari 900 kasus suspek teridentifikasi dalam penanganan Ebola di RD Kongo
Indonesia
•
25 May 2026
