
Australia akan bangun laboratorium baru untuk cek kandungan toksin dari wabah alga pada ‘seafood’

Orang-orang menikmati pemandangan matahari terbenam di Pantai Glenelg di Adelaide, Australia, pada 16 Juni 2024. (Xinhua/Ma Ping)
Karenia mikimotoi telah menyebabkan kematian puluhan ribu makhluk laut di sepanjang 500 km garis pantai Australia Selatan, sejak pertama kali terdeteksi pada Maret lalu.
Canberra, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah laboratorium baru untuk mengecek kandungan toksin pada makanan laut (seafood) akan didirikan di Australia Selatan sebagai respons terhadap lonjakan populasi alga beracun di lepas pantai negara bagian tersebut, demikian diumumkan oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Rabu (20/8).Albanese pada Rabu melakukan perjalanan ke Australia Selatan untuk menginspeksi alga beracun, yakni Karenia mikimotoi, yang telah menyebabkan kematian puluhan ribu makhluk laut di sepanjang 500 km garis pantai negara bagian tersebut sejak pertama kali terdeteksi pada Maret lalu.Laboratorium nasional baru untuk mengecek kandungan brevetoksin pada kerang tersebut akan didirikan di sebuah laboratorium toksikologi yang sudah berdiri di Adelaide, ibu kota Australia Selatan.Brevetoksin, sekelompok neurotoksin yang diproduksi oleh alga, telah terdeteksi pada kerang Australia untuk pertama kalinya di area-area yang terdampak oleh lonjakan populasi alga beracun itu, memaksa penutupan sementara beberapa lokasi panen.Menurut badan pemerintah Food Standards Australia New Zealand (FSANZ), memakan kerang yang terkontaminasi brevetoksin dapat menyebabkan Keracunan Kerang Neurotoksin (Neurotoxic Shellfish Poisoning), yang gejalanya meliputi kelumpuhan sebagian anggota tubuh, mual, dan hilangnya koordinasi secara keseluruhan.Albanese pada Rabu mengatakan bahwa saat ini sejumlah sampel sedang dikirim ke Selandia Baru untuk diperiksa kandungan brevetoksinnya dan laboratorium baru tersebut akan mempercepat proses ini.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Provinsi Gansu di China buat arsip digital untuk lukisan batu kuno
Indonesia
•
14 Jun 2023

Mesin berbahan bakar amonia berkecepatan menengah berdaya tinggi sukses dinyalakan di China
Indonesia
•
08 Dec 2023

Misi astronaut swasta ke-4 akan kembali dari stasiun luar angkasa pekan depan
Indonesia
•
12 Jul 2025

Feature – Teknologi penyimpanan karbon industri migas China dorong pembangunan hijau di Indonesia
Indonesia
•
28 May 2025


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
