
UNICEF: Wabah Ebola tewaskan 330 anak di RD Kongo, balita jadi korban terbanyak

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 23 Juni 2026 ini menunjukkan sebuah area pemakaman di dekat Bunia, Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo. (Xinhua)
Kinshasa, RD Kongo (Xinhua/Indonesia Window) – Wabah Ebola di Republik Demokratik (RD) Kongo telah merenggut nyawa 330 anak dan menyebabkan gangguan serius terhadap layanan kesehatan esensial di Provinsi Ituri yang menjadi wilayah paling terdampak, kata Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Kamis (6/8).
Hingga 2 Agustus, RD Kongo mencatat 743 kasus terkonfirmasi Ebola pada anak-anak berusia 17 tahun ke bawah, termasuk 330 kematian, menurut pernyataan UNICEF.
"Meskipun anak-anak mencakup hampir satu dari empat kasus terkonfirmasi, mereka menyumbang hampir satu dari tiga kematian. Anak-anak berusia di bawah lima tahun menjadi kelompok yang paling terdampak, dengan tingkat kematian kasus lebih dari dua kali lipat dibandingkan orang dewasa," kata organisasi tersebut.
Menurut UNICEF, wabah tersebut juga menyebabkan penurunan tajam dalam cakupan imunisasi anak, layanan kesehatan ibu, serta layanan kesehatan esensial lainnya, karena kekhawatiran terhadap risiko penularan serta terganggunya fasilitas kesehatan membuat keluarga enggan mengakses layanan kesehatan.
"Wabah Ebola sangat mengganggu seluruh sistem kesehatan, dengan konsekuensi yang tidak terelakkan terhadap penanganan kasus malaria, diare, dan penyakit lain yang dapat diobati dan merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak," kata John Agbor, perwakilan UNICEF di RD Kongo.
Lembaga kemanusiaan medis internasional Doctors Without Borders pada Rabu (5/8) memperingatkan bahwa situasi di RD Kongo bagian timur "lebih kritis dari sebelumnya," dengan penyebaran penyakit yang berlangsung pada tingkat yang mengkhawatirkan dan belum pernah terjadi sebelumnya, serta "tidak menunjukkan tanda-tanda akan melambat."
Hingga Selasa (4/8), RD Kongo melaporkan 3.973 kasus terkonfirmasi Ebola, termasuk 1.801 kematian, sejak wabah tersebut diumumkan pada 15 Mei 2026.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Hamas normalisasi hubungan dengan Suriah dalam kunjungan ke Damaskus
Indonesia
•
21 Oct 2022

Israel sebut bunuh 3 warga Palestina yang hendak lakukan serangan
Indonesia
•
08 Aug 2023

Xi Jinping serukan pembangunan hubungan China-Jepang yang sesuai dengan tuntutan zaman
Indonesia
•
18 Nov 2022

72.000 jiwa warga Palestina tewas sejak agresi militer Israel di Jalur Gaza Oktober 2023
Indonesia
•
08 Feb 2026


Berita Terbaru

Satu nyawa melayang, virus West Nile kembali mengintai Israel
Indonesia
•
07 Aug 2026

Media Saudi: Iran dan Oman capai kesepahaman awal untuk buka kembali Selat Hormuz
Indonesia
•
07 Aug 2026

PBB: Serangan Israel ke Lebanon capai titik tertinggi sejak kesepakatan gencatan senjata
Indonesia
•
07 Aug 2026

PBB: Rata-rata satu anak tewas setiap hari di Gaza dalam 300 hari terakhir
Indonesia
•
07 Aug 2026
