
Negara-negara Eropa kecam serangan udara Israel di Jalur Gaza, serukan gencatan senjata segera

Sejumlah warga Palestina yang mengungsi dari Kota Beit Hanoun di Jalur Gaza utara terlihat di sebuah jalan di Gaza City pada 18 Maret 2025. Israel pada Selasa (18/3) melancarkan pengeboman mematikan di seluruh Jalur Gaza, menewaskan lebih dari 400 orang, dan bertekad akan mengintensifkan serangan jika Hamas tidak membebaskan para sandera yang masih ditahan di daerah kantong tersebut. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Uni Eropa mendesak Israel untuk menghentikan operasi militer mereka dan menegaskan kembali seruannya untuk pembebasan segera semua sandera yang ditahan oleh Hamas.
Valletta, Malta (Xinhua/Indonesia Window) – Negara-negara Eropa mengecam keras serangan udara mematikan terbaru Israel di Jalur Gaza dan menyerukan penghentian pertikaian sesegera mungkin.Serangan udara yang dilancarkan pada Selasa (18/3) pagi waktu setempat itu menewaskan sedikitnya 413 warga Palestina dan melukai 562 lainnya, menurut otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza.Uni Eropa (UE) mendesak Israel untuk menghentikan operasi militer mereka dan menegaskan kembali seruannya untuk pembebasan segera semua sandera yang ditahan oleh Hamas, menurut pernyataan bersama yang dikeluarkan pada Selasa oleh Kaja Kallas, perwakilan tinggi UE untuk urusan luar negeri dan kebijakan keamanan, bersama dengan komisioner UE Dubravka Suica dan Hadja Lahbib.UE menyerukan Israel untuk menahan diri dan mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan serta listrik ke Gaza tanpa hambatan. "Kami menyerukan kepada semua pihak untuk mematuhi kewajiban mereka di bawah hukum kemanusiaan internasional. UE meyakini bahwa kembali melanjutkan negosiasi merupakan satu-satunya jalan ke depan," papar pernyataan tersebut.
Pasukan Israel terlihat di dekat perbatasan selatan Israel dengan Gaza pada 18 Maret 2025. Israel Katz, menteri pertahanan Israel, pada Selasa (18/3) memperingatkan Hamas bahwa kecuali semua sandera dibebaskan, serangan militer di Gaza, yang telah merenggut nyawa lebih dari 400 warga Palestina, akan semakin intensif. (Xinhua/JINI/Ilan Assayag)
Sejumlah warga Palestina berduka untuk para korban yang tewas akibat serangan udara Israel di sebuah rumah sakit di Gaza City pada 18 Maret 2025. Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan udara Israel di daerah kantong tersebut pada Selasa (18/3) pagi waktu setempat bertambah menjadi 413 orang, menurut laporan otoritas kesehatan Gaza. Mereka menambahkan perempuan dan anak-anak termasuk dalam daftar korban tewas. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel klaim sistem pertahanan udara David's Sling ‘sukses’ rampungkan serangkaian tes
Indonesia
•
11 Jul 2023

Putin dan Erdogan bahas kemitraan Rusia-Turkiye via telepon
Indonesia
•
28 Mar 2023

Mantan PM Thailand Thaksin sepenuhnya bebas usai terima pengampunan raja
Indonesia
•
03 Jun 2026

Menlu Kamboja sebut negaranya terus upayakan kebijakan luar negeri yang independen
Indonesia
•
02 Feb 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
