
Kemen PPPA, Huawei bersinergi cetak pemimpin digital perempuan

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia bersama Huawei Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk berkolaborasi dalam mempersiapkan generasi pemimpin digital perempuan di Indonesia pada Rabu (1/2) di Jakarta. (Xinhua/Huawei Indonesia)
Tulang punggung ekonomi Indonesia di masa pemulihan pascapandemi ditopang kuat oleh peran penting perempuan, dengan sebagian besar dari 37 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada saat ini dijalankan oleh perempuan.
Jakarta (Xinhua) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia (RI) dan Huawei Indonesia pada Rabu (1/2) menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk berkolaborasi dalam mempersiapkan generasi pemimpin digital perempuan di Indonesia di masa mendatang.Mengambil tema ‘Peningkatan Sinergitas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Menuju Transformasi Digital yang Responsif Gender dan Ramah Anak’, MoU tersebut bertujuan mengintensifkan kegiatan bersama dalam pemberdayaan dan kepemimpinan perempuan di era transformasi digital.Menurut rilis media dari Huawei Indonesia, ruang lingkup MoU antara Kemen PPPA dan Huawei meliputi dua aspek, yaitu peningkatan literasi dan keterampilan digital bagi perempuan dan anak, serta meningkatkan akses ke internet yang aman dan perangkat digital bagi perempuan dan anak-anak."Perkembangan teknologi yang sangat pesat, yang saat ini kita alami tentunya memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengakses berbagai fasilitas teknologi digital seperti internet dan media sosial, demi mendapatkan informasi dan pengetahuan," ungkap Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Bintang Puspayoga dalam upacara penandatanganan itu.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia (RI) Bintang Puspayoga memberikan sambutan dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemen PPPA RI dengan Huawei Indonesia. (Xinhua/Huawei Indonesia)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia resmi luncurkan perdagangan karbon internasional
Indonesia
•
21 Jan 2025

Indonesia dan Jepang sepakat jalankan program dekarbonisasi energi
Indonesia
•
22 Aug 2024

Presiden lepas bantuan untuk korban gempa Turkiye dan Suriah
Indonesia
•
22 Feb 2023

Sapta Nirwandar, pariwisata halal, dan gelar guru besar kehormatan
Indonesia
•
16 Dec 2021


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
