
Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya

Jembatan Ampera terlihat di tengah asap yang dipicu oleh kebakaran lahan gambut di Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, pada 12 Oktober 2023. (Xinhua/M. Hatta)
Singapura (Xinhua/Indonesia Window) – Asia Tenggara menghadapi risiko tinggi terjadinya episode kabut asap lintas batas yang parah pada bulan-bulan tersisa tahun 2026, dengan Agustus dan September diidentifikasi sebagai periode puncak bahaya, yang dipicu oleh fenomena cuaca El Nino dan Dipol Samudra Hindia, demikian disampaikan Singapore Institute of International Affairs (SIIA) pada Rabu (24/6).
Dalam laporan Haze Outlook 2026, lembaga kajian yang berbasis di Singapura itu mengeluarkan peringkat risiko "Merah", yang merupakan kali kedua sejak penilaian tahunan tersebut diluncurkan pada 2019. Peringatan tersebut mencakup Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Laporan itu memaparkan bahwa potensi kembalinya kondisi El Nino dan Dipol Samudra Hindia yang positif dapat menyebabkan cuaca menjadi lebih panas dan lebih kering, sehingga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di seluruh kawasan tersebut.
Institut itu juga menyebutkan tekanan ekonomi dan pasar, termasuk meningkatnya permintaan terhadap komoditas pertanian dan bahan bakar nabati, yang berpotensi meningkatkan insentif untuk pembukaan lahan jika tidak dikelola secara berkelanjutan.
Selain itu, laporan tersebut juga menyerukan kerja sama ASEAN yang lebih erat, peningkatan pendanaan, serta implementasi yang lebih kuat atas langkah-langkah pencegahan kabut asap guna mengurangi risiko.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jelang Idul Fitri, Dubes China sampaikan salam kepada Umat Muslim Indonesia
Indonesia
•
17 Apr 2023

Presiden Jokowi dorong kemitraan ASEAN-AS dalam perubahan iklim
Indonesia
•
14 May 2022

COVID-19 – 115 dokter di Indonesia meninggal selama pandemik
Indonesia
•
16 Sep 2020

COVID-19 – Freeport datangkan 11.000 dosis vaksin Sinopharm
Indonesia
•
25 Jun 2021


Berita Terbaru

China-Indonesia perkuat diplomasi parlemen, kerja sama substantif jadi sasaran
Indonesia
•
21 Sep 2026

Pemerintah siapkan produksi E20 dalam dua tahun, tebu jadi sumber etanol
Indonesia
•
20 Sep 2026

ADB setujui 11,51 triliun rupiah untuk indonesia, fokus pada fiskal, digitalisasi, dan layanan publik
Indonesia
•
19 Sep 2026

Kemnaker bekali penyandang disabilitas keterampilan membuat jus sehat
Indonesia
•
18 Sep 2026
