
Trump desak Hamas untuk capai kesepakatan gencatan senjata di Gaza

Warga Palestina mengungsi dari area permukiman al-Tuffah di Gaza City timur pada 29 Juni 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Trump mendesak Hamas agar menerima kesepakatan gencatan senjata 60 hari, mengatakan bahwa Israel telah menyepakati persyaratan yang diperlukan.
Houston, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (1/7) mendesak Hamas agar menerima kesepakatan gencatan senjata 60 hari, mengatakan bahwa Israel telah menyepakati persyaratan yang diperlukan."Demi kebaikan Timur Tengah, saya harap Hamas menerima Kesepakatan ini, karena (Kesepakatan) ini tidak akan menjadi lebih baik – HANYA AKAN MENJADI LEBIH BURUK," unggah Trump dalam platform media sosial Truth Social."Israel telah menyepakati persyaratan yang diperlukan untuk memfinalisasi GENCATAN SENJATA 60 Hari. Selama 60 hari tersebut, kami akan bekerja sama dengan semua pihak untuk mengakhiri Perang," tulis Trump."Perwakilan saya telah mengadakan pertemuan yang panjang dan produktif dengan Israel hari ini tentang Gaza," ujar Trump, sembari menambahkan bahwa Qatar dan Mesir akan menyerahkan proposal akhir.Menurut laporan CNN, proposal baru itu berupaya mengatasi beberapa kekhawatiran Hamas, dan selama gencatan senjata tersebut, warga Israel yang disandera akan dibebaskan dalam pertukaran dengan warga Palestina yang ditawan.Pekan lalu, Trump mengatakan kepada para reporter bahwa "kami rasa dalam sepekan ke depan kami akan mencapai gencatan senjata" di Gaza. Namun, dia tidak memberikan rincian lebih lanjut pada saat itu.Sebelumnya pada Selasa yang sama, Trump menuturkan bahwa dirinya akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih pada Senin (7/7) mendatang untuk membahas Iran dan Gaza.Ini akan menjadi kunjungan ketiga Netanyahu ke Gedung Putih sejak Trump dilantik untuk menjalani masa jabatan kedua sebagai presiden AS pada Januari lalu. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Senin (30/6) menyampaikan bahwa pengakhiran konflik Israel-Hamas kini menjadi prioritas bagi Trump pascaserangan Israel terhadap Iran.Israel melanjutkan kembali kampanye militernya di Gaza pada 18 Maret, mengandaskan gencatan senjata selama dua bulan. Sejak saat itu, sedikitnya 6.089 warga Palestina tewas dan 21.013 lainnya luka-luka, tunjuk data yang dirilis oleh otoritas kesehatan Gaza pada Sabtu (28/6). Jumlah warga Palestina yang tewas bertambah menjadi 56.412 orang sejak konflik Hamas-Israel meletus pada Oktober 2023, sedangkan korban luka mencapai 133.054 orang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Makau larang impor mangga Taiwan karena temukan COVID-19 dalam pengiriman
Indonesia
•
03 Jul 2022

Berkas Epstein indikasikan potensi kejahatan terhadap kemanusiaan
Indonesia
•
20 Feb 2026

Netanyahu dan Rubio bahas koordinasi AS-Israel terkait Gaza dan Iran
Indonesia
•
18 Feb 2025

Israel serahkan jenazah 15 warga Palestina ke Gaza usai terima jenazah sandera
Indonesia
•
09 Nov 2025


Berita Terbaru

Iran sebut kapal perang Eropa yang lintasi Selat Hormuz dianggap sebagai sasaran yang sah
Indonesia
•
29 Jul 2026

Israel perluas operasi militer di Tepi Barat, tambah permukiman ilegal Yahudi
Indonesia
•
29 Jul 2026

Ratusan ribu warga Afrika jadi korban perdagangan manusia, sindikat raup puluhan triliun rupiah per tahun
Indonesia
•
29 Jul 2026

Sedikitnya 15 anggota pasukan paramiliter Irak tewas akibat serangan AS-Arab Saudi
Indonesia
•
29 Jul 2026
