Trump akan minta bantuan negara-negara Arab untuk biayai perang melawan Iran

Asap mengepul usai serangan di sebuah depot bahan bakar di Bandar Udara Internasional Kuwait di Kegubernuran Farwaniya, Kuwait, pada 25 Maret 2026. (Xinhua)

Pemerintahan Trump menghabiskan lebih dari 11,3 miliar dolar AS dalam enam hari pertama perang melawan Iran.

 

Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump "kemungkinan akan tertarik" untuk meminta negara-negara Arab membantu menanggung biaya terkait konflik antara AS-Israel melawan Iran, kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Senin (30/3).

"Saya tidak akan mendahului dia (Trump) dalam hal itu," ujar Leavitt dalam konferensi pers Gedung Putih. "Tetapi tentu itu adalah ide yang sepengetahuan saya dia miliki dan sesuatu yang saya pikir Anda akan lebih sering mendengar darinya," imbuhnya.

Para pejabat Pentagon mengatakan kepada Kongres AS awal bulan ini bahwa pemerintahan Trump menghabiskan lebih dari 11,3 miliar dolar AS dalam enam hari pertama perang melawan Iran.

*1 dolar AS = 16.957 rupiah

Angka tersebut tidak termasuk kerusakan akibat pertempuran dan penggantian kerugian, yang kemungkinan menelan biaya sekitar 1,4 hingga 2,9 miliar dolar AS bagi Pentagon selama tiga pekan pertama perang, menurut laporan Wall Street Journal, mengutip Elaine McCusker, mantan pejabat anggaran Pentagon yang telah melacak biaya tersebut untuk American Enterprise Institute.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait