
COVID-19 – China desak transisi respons pandemik jelang liburan

Seorang tenaga kesehatan menyiapkan obat untuk pasien di sebuah klinik demam di Distrik Kaifu di Changsha, Provinsi Hunan, China tengah, pada 20 Desember 2022. Klinik demam telah didirikan di sejumlah kota termasuk Xi'an dan Changsha untuk memberikan pengobatan tepat waktu kepada pasien yang memiliki gejala COVID-19. (Xinhua/Chen Zhenhai)
Transisi fase respons COVID-19 di China diupayakan berjalan lancar menjelang liburan Tahun Baru dan Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi yang akan datang, dengan panduan bagi perusahaan dan organisasi untuk mengizinkan karyawan mengambil liburan secara bergiliran.
Beijing, China (Xinhua) – Otoritas China telah menekankan perlunya memastikan transisi lancar untuk fase respons COVID-19 dalam sebuah surat edaran tentang pekerjaan yang berkaitan dengan liburan Tahun Baru dan Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi yang akan datang.Surat edaran dari kantor umum Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) dan Dewan Negara China tersebut menggarisbawahi untuk menempatkan rakyat dan nyawa manusia di atas segalanya serta mengadopsi pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan langkah-langkah yang tertarget.Kerja keras telah dituntut dari berbagai daerah dan departemen pemerintah dalam langkah-langkah respons COVID-19 untuk lokasi, organisasi, dan kelompok populasi utama, yang bertujuan untuk meminimalkan dampak COVID-19 pada produktivitas dan kehidupan masyarakat.Lebih banyak upaya harus dilakukan untuk memandu pasien agar dirawat dengan metode berjenjang, bertingkat, dan berbasis rujukan, serta memberikan saran kesehatan bagi pasien di rumah.Surat edaran tersebut menekankan perlunya persiapan untuk memenuhi kebutuhan perawatan medis, terutama bagi yang sakit parah, guna memastikan perawatan untuk kasus parah dan urutan perawatan medis yang teratur.Lebih lanjut, surat edaran itu menyerukan produksi, pasokan, cadangan, dan distribusi obat-obatan yang unggul dan reagen pengujian, sembari mengungkapkan bahwa praktik penggelembungan harga dan penimbunan akan diselidiki dan dihukum berdasarkan undang-undang.Terkait transportasi pada puncak perjalanan Tahun Baru Imlek mendatang, surat edaran tersebut menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat, meminimalkan risiko penularan virus, serta menyediakan layanan transportasi yang aman dan mudah diakses sebagai prinsip yang harus diikuti.Surat edaran itu mengajukan panduan bagi perusahaan dan organisasi untuk mengizinkan karyawan mengambil liburan dengan cara bergiliran yang menghormati persyaratan organisasi dan keinginan karyawan. Demikian pula, sekolah-sekolah dapat dibimbing untuk memperkenalkan jadwal liburan yang bervariasi yang memfasilitasi berbagai waktu perjalanan bagi siswa.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

LIPI: Banjir Jabodetabek karena aspek teknis, ekologi, sosial kurang tertata
Indonesia
•
13 Jan 2020

Koresponden Al Jazeera tewas dalam serangan di Gaza, Israel klaim korban terafiliasi Hamas
Indonesia
•
11 Aug 2025

Patung kepala Asura berusia ratusan tahun ditemukan di Taman Arkeologi Angkor, Kamboja
Indonesia
•
22 Oct 2022

COVID-19 – UEA sudah vaksinasi 100 persen target vaksinasi
Indonesia
•
02 Jun 2022


Berita Terbaru

UNESCO tambah 25 Warisan Dunia baru, tiga situs terdampak konflik ditetapkan lewat prosedur darurat
Indonesia
•
29 Jul 2026

Stok darah O di AS tinggal kurang dari sehari, Palang Merah umumkan krisis nasional
Indonesia
•
29 Jul 2026

Kali pertama dalam 42 tahun, populasi warga negara Jepang turun di bawah 120 juta
Indonesia
•
29 Jul 2026

Feature – Dari Sungai Cisadane, tradisi perahu naga terus mengayuh lintas generasi
Indonesia
•
27 Jul 2026
