
Warga Selandia Baru kian khawatir terhadap dampak AI pada masyarakat

Orang-orang berbelanja di sebuah supermarket di Wellington, Selandia Baru, pada 18 Juli 2022. (Xinhua/Guo Lei)
Risiko sosial dari kecerdasan buatan di antaranya menghasilkan konten berbahaya atau bermuatan jahat seperti deepfake.
Wellington, Selandia Baru (Xinhua/Indonesia Window) – Warga Selandia Baru kian khawatir terhadap risiko sosial dari kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), meskipun penggunaannya terus meningkat, ungkap sebuah laporan pada Senin (2/3).
Laporan Internet Insights 2025 yang disusun oleh InternetNZ menemukan bahwa empat dari lima warga Selandia Baru menggunakan perangkat AI dalam setahun terakhir, kebanyakan untuk melakukan pencarian daring, menjawab pertanyaan, dan membantu penulisan.
Namun, 52 persen warga yang disurvei mengatakan mereka "sangat khawatir atau khawatir" terhadap dampak penggunaan AI pada masyarakat, dengan dua pertiga di antaranya khawatir terhadap penggunaan AI dalam menghasilkan konten berbahaya atau bermuatan jahat seperti deepfake, menurut laporan tersebut.
Hingga 64 persen responden mengutarakan kekhawatiran terkait kurangnya regulasi dan hukum dalam pengembangan AI, dan banyak dari mereka mengkhawatirkan potensi pelanggaran privasi, perpetuasi bias dan diskriminasi, serta penyalahgunaan hak kekayaan intelektual, kata laporan itu.
"AI saat ini ibarat kereta yang sudah berangkat dari stasiun sebelum relnya dibangun," kata Vivien Maidaborn, chief executive InternetNZ.
"Teknologi baru menawarkan banyak peluang menarik dan bermanfaat, tetapi kita belum meletakkan fondasi untuk memastikan penggunaan AI tidak akan memperburuk penyalahgunaan internet," kata Maidaborn seperti dikutip dalam laporan itu.
Survei terhadap 1.003 orang dewasa yang dilakukan pada akhir 2025 tersebut mencakup penggunaan internet, media sosial, dan berbagai persoalan terkait.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Proyek Night Museum sulap situs-situs kuno di Turkiye dengan lampu-lampu canti
Indonesia
•
23 Aug 2024

Feature – Pertama lahir di Indonesia, Taman Safari kenalkan bayi panda raksasa ke publik
Indonesia
•
08 Jan 2026

Lebih dari 1.500 orang tewas akibat gempa Turkiye dan Suriah
Indonesia
•
06 Feb 2023

Porter tradisional ‘hamal’ jaga warisan perdagangan Ottoman di Istanbul
Indonesia
•
03 Dec 2025


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
