Transaksi ‘mobile money’ di Kenya stagnan pada 2023 di tengah inflasi tinggi

Orang-orang lewat di dekat Co-operative Bank di sepanjang Jalan Haile Selassie di Nairobi, ibu kota Kenya, pada 6 Juli 2023. (Xinhua/John Okoyo)
Transaksi mobile money di Kenya stagnan pada 2023, menggarisbawahi dampak inflasi yang lebih tinggi di negara Afrika Timur tersebut.
Nairobi, Kenya (Xinhua) – Transaksi mobile money di Kenya stagnan pada 2023, demikian disampaikan bank sentral negara tersebut, Central Bank, dalam pembaruan yang dirilis pada Jumat (19/1) malam waktu setempat, menggarisbawahi dampak inflasi yang lebih tinggi di Kenya. Mobile money merupakan salah satu bentuk layanan perbankan yang menggunakan ponsel sebagai media perantara transaksi.Pihak bank sentral mengatakan warga negara Afrika Timur itu pada 2023 mentransfer 7,95 triliun shilling atau sekitar 49,15 miliar dolar AS melalui ponsel mereka, dari 49,2 miliar dolar yang ditransaksikan pada 2022, penurunan pertama dalam 17 tahun.
Gedung Arsip Nasional Kenya (Kenya National Archives) terlihat di Nairobi, ibu kota Kenya, pada 19 November 2023. (Xinhua/Wang Guansen)
Seorang profesional melakukan pekerjaannya di sebuah pasar sayur segar di Nakuru County, Kenya, pada 3 Maret 2023. (Xinhua/Sheikh Maina)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Presiden Korsel sebut negaranya akan hadapi krisis finansial dengan tuntutan investasi AS
Indonesia
•
23 Sep 2025

Akademisi Turkiye sebut ekonomi China berada di jalur yang tepat
Indonesia
•
26 Oct 2023

Inflasi di zona euro turun jadi 2,4 persen pada November 2023
Indonesia
•
02 Dec 2023

Ratusan produsen peralatan rumah tangga China ramaikan pameran di Jakarta
Indonesia
•
15 Mar 2024
Berita Terbaru

Kunjungan turis China ke Indonesia capai 1,34 juta, naik 12 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

Nilai perdagangan Indonesia-China naik 13 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

OPEC+ tahan lagi produksi minyak dunia hingga Maret 2026, pasar global masih ditinjau
Indonesia
•
02 Feb 2026

Feature – NEV, produk elektronik, hingga aksesori kecil, produk Guangdong tarik perhatian di Indonesia
Indonesia
•
01 Feb 2026
