Survei ungkap 80 persen lebih responden khawatir tentang potensi dampak penurunan tingkat kelahiran di Jepang

Seorang wanita lanjut usia duduk di toko buah miliknya di Tokyo, Jepang, pada 18 September 2023. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Tingkat fertilitas di Jepang anjlok hingga ke rekor terendah 1,20 pada 2023, yang merupakan level terendah negara itu sejak pencatatan dimulai pada 1947.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Lebih dari 80 persen responden Jepang mulai merasa cemas dengan potensi dampak dari penurunan angka kelahiran di negara tersebut, menurut sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga penyiaran publik NHK.Menurut jajak pendapat tersebut, 54 persen dari responden mengaku sangat khawatir tentang dampak sosial dari penurunan angka kelahiran di negara tersebut, dan 31 persen responden mengaku mereka merasakan kekhawatiran dalam tingkat tertentu terkait masalah itu, papar NHK pada Selasa (11/6).Sementara itu, 6 persen responden mengatakan tidak terlalu khawatir, dan 2 persen mengaku tidak khawatir sama sekali, lanjut NHK.NHK melakukan survei telepon secara acak selama tiga hari hingga Ahad (9/6) dan menerima tanggapan dari 1.192 responden.Ketika ditanya apakah program pemerintah yang baru untuk meningkatkan dukungan pengasuhan anak dapat membalikkan penurunan angka kelahiran, 46 persen responden mengatakan program tersebut tidak akan banyak membantu, dan 20 persen responden beranggapan bahwa program tersebut tidak akan membantu sama sekali.Di sisi lain, 3 persen responden menjawab bahwa langkah-langkah tersebut dapat memiliki dampak yang signifikan, sementara 23 persen mengatakan program tersebut dapat membantu sampai tingkat tertentu.Tingkat fertilitas, jumlah rata-rata kelahiran bayi per wanita selama masa reproduksinya, di Jepang anjlok hingga ke rekor terendah 1,20 pada 2023, yang merupakan level terendah negara itu sejak pencatatan dimulai pada 1947. Angka tersebut terus mengalami penurunan selama delapan tahun berturut-turut, menurut data yang dirilis pekan lalu oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Pemimpin media Afrika Selatan sebut KTT Media Dunia hadir pada waktu yang tepat
Indonesia
•
04 Dec 2023

China umumkan daftar 10 istilah populer dalam bahasa Mandarin tahun 2023
Indonesia
•
08 Dec 2023

Sekitar 824 juta orang kekurangan gizi hingga akhir 2020: PBB
Indonesia
•
17 Oct 2020

Eropa hadapi krisis HIV ‘tersembunyi’
Indonesia
•
29 Nov 2025
Berita Terbaru

Feature – Dari Guangxi ke Indonesia: Kisah perjuangan Shi Rufei wujudkan kemakmuran lewat teh Liu Bao di panggung internasional
Indonesia
•
04 Mar 2026

Warga Selandia Baru kian khawatir terhadap dampak AI pada masyarakat
Indonesia
•
02 Mar 2026

Feature – Operasi katarak di Alor, pulau indah yang tersamar
Indonesia
•
01 Mar 2026

Sepertiga warga Somalia akan hadapi kelaparan pada Maret
Indonesia
•
27 Feb 2026
