
Scholz kritik rencana Trump relokasi warga Gaza sebagai "skandal" dalam debat tv

Cuplikan dari siaran langsung daring (livestream) oleh lembaga penyiaran internasional milik pemerintah Jerman, Deutsche Welle (DW), pada 9 Februari 2025, menunjukkan Kanselir Jerman Olaf Scholz dalam debat pertamanya di televisi dengan Friedrich Merz, pemimpin partai oposisi Persatuan Demokrat Kristen (Christian Democratic Union/CDU), menjelang pemilihan umum Bundestag pada 23 Februari. (Xinhua)
Scholz mengkritik rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump merelokasi warga Palestina dari Jalur Gaza, menyebutnya sebagai "skandal."
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Ahad (9/2) malam waktu setempat mengkritik rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merelokasi warga Palestina dari Jalur Gaza, menyebutnya sebagai "skandal."Scholz dan Friedrich Merz, pemimpin partai oposisi Persatuan Demokrat Kristen (Christian Democratic Union/CDU), mengikuti debat pertama yang disiarkan di televisi menjelang pemilihan umum (pemilu) Bundestag pada 23 Februari.Salah satu topik utama yang dibahas adalah bagaimana Jerman harus bersikap dengan AS di bawah pemerintahan Trump. Saat membahas isu Timur Tengah, Scholz menegaskan kembali penolakannya terhadap usulan Trump soal Gaza.Berbicara di sebuah acara kampanye pada Jumat (7/2), Scholz menyuarakan ketidaksetujuannya, dengan menyatakan, "Kita tidak boleh merelokasi penduduk Gaza ke Mesir," dan menyatakan "penolakan penuhnya" terhadap rencana tersebut.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 4 Februari 2025. Trump bertemu dengan Netanyahu di Washington DC pada Selasa (4/2). (Xinhua/Hu Yousong)
Cuplikan dari siaran langsung daring (livestream) oleh lembaga penyiaran internasional milik pemerintah Jerman, Deutsche Welle (DW), pada 9 Februari 2025, menunjukkan Kanselir Jerman Olaf Scholz (kiri) dalam debat pertamanya di televisi dengan Friedrich Merz, pemimpin partai oposisi Persatuan Demokrat Kristen (Christian Democratic Union/CDU), menjelang pemilihan umum Bundestag pada 23 Februari.
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Xi Jinping dan Kim Jong Un bertekad pererat hubungan China-RRDK (Bagian 1 dari 2)
Indonesia
•
10 Jun 2026

Awalnya menentang, PM Israel putuskan bergabung dengan Dewan Perdamaian untuk Gaza pimpinan AS
Indonesia
•
22 Jan 2026

Kejaksaan Korsel dakwa Presiden Yoon atas tuduhan pemberontakan
Indonesia
•
28 Jan 2025

Fokus Berita – Warga AS gelar aksi unjuk rasa, tuntut diakhirinya perang terhadap Iran
Indonesia
•
09 Mar 2026


Berita Terbaru

409 serangan Israel dalam 21 hari sasar petani dan kebun zaitun Palestina, 2 juta pohon zaitun di Gaza hancur
Indonesia
•
23 Oct 2026

Uji jaringan 4G berujung kebakaran 530.000 hektare lahan di Mongolia, KDDI Jepang minta maaf
Indonesia
•
23 Oct 2026

Uni Eropa selidiki Booking.com atas dugaan kegagalan tangani penipuan akomodasi
Indonesia
•
22 Oct 2026

Presiden Sisi: Mesir siap bela wilayah Arab Saudi, bukan serang Yaman
Indonesia
•
22 Oct 2026
