
CEO Boeing tegaskan dukungan bagi investigasi kecelakaan Boeing 787 Dreamliner

Tim penyelamat mengevakuasi jenazah seorang korban dari lokasi kecelakaan pesawat Air India di Ahmedabad, Negara Bagian Gujarat, India, pada 12 Juni 2025. (Xinhua/Str)
Tim Boeing siap mendukung investigasi yang dipimpin oleh Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India terkait kecelakaan pesawat Boeing 787.
San Francisco, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden sekaligus CEO Boeing Kelly Ortberg pada Kamis (12/6) mengatakan tim Boeing siap mendukung investigasi yang dipimpin oleh Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India terkait kecelakaan pesawat Boeing 787."Saya telah berbicara dengan Chairman Air India N. Chandrasekaran untuk menawarkan dukungan penuh kami, dan tim Boeing siap mendukung investigasi yang dipimpin oleh Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India," kata Ortberg dalam sebuah pernyataan menyusul kecelakaan pesawat Air India Penerbangan 171.Penerbangan Air India dengan tujuan London yang mengangkut 242 orang di dalamnya, termasuk dua pilot dan 10 awak kabin, jatuh pada Kamis itu tak lama setelah lepas landas dari sebuah bandar udara (bandara) di Negara Bagian Gujarat, India barat.Menurut Air India, pesawat tersebut berangkat dari Ahmedabad pada pukul 13.38 waktu setempat (14.38 WIB).Ini merupakan kecelakaan pertama Boeing 787 Dreamliner, menurut Aviation Safety Network.Dalam sebuah pernyataan lain sebelumnya pada Kamis tersebut, Boeing mengatakan perusahaan itu tengah berkomunikasi dengan Air India terkait kecelakaan Penerbangan 171 di India."Kami tengah berkomunikasi dengan Air India terkait dengan Penerbangan 171 dan siap mendukung mereka. Perhatian kami tertuju kepada para penumpang, kru, petugas pertolongan pertama, dan semua yang terdampak," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan."Belasungkawa yang terdalam kami sampaikan kepada orang-orang terkasih dari para penumpang dan kru yang berada di dalam pesawat Air India penerbangan 171, serta semua orang yang terdampak di Ahmedabad," kata Ortberg.
Orang-orang mengamati puing-puing pesawat Air India yang jatuh di Ahmedabad, Negara Bagian Gujarat, India, pada 12 Juni 2025. (Xinhua/UNI)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China luncurkan inisiatif untuk atasi lonjakan obesitas
Indonesia
•
25 Sep 2024

Kepala WHO sebut krisis iklim dan polusi perburuk masalah penyakit
Indonesia
•
01 Mar 2024

Megaproyek pengalihan air beri manfaat bagi 15 juta lebih warga Beijing
Indonesia
•
28 Dec 2022

Upaya global lawan malaria terancam pandemik dan dana
Indonesia
•
01 Dec 2020


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
