
Tim astronaut misi Shenzhou-15 China akan kembali ke Bumi pada Juni

Gambar hasil tangkapan layar yang diambil di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center/BACC) pada 9 Februari 2023 ini menunjukkan taikonaut Shenzhou-15 Fei Junlong kembali ke modul laboratorium stasiun luar angkasa Wentian dengan membawa peralatan. (Xinhua/Liu Fang)
Tim awak Shenzhou-15 China dijadwalkan akan kembali ke Bumi pada Juni tahun ini, dan saat ini kombinasi stasiun luar angkasa beroperasi dengan stabil, dan para astronaut wahana tersebut berada dalam kondisi sehat.
Beijing, China (Xinhua) – Tim awak Shenzhou-15 China dijadwalkan akan kembali ke Bumi pada Juni, demikian disampaikan Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) pada Ahad (12/3).Kombinasi stasiun luar angkasa beroperasi dengan stabil, dan tim astronaut Shenzhou-15 berada dalam kondisi sehat, kata CMSA.Tahun ini China akan meluncurkan tiga misi antariksa untuk penerapan dan pengembangan stasiun luar angkasa, termasuk wahana antariksa kargo Tianzhou-6 serta pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-16 dan Shenzhou-17.Tianzhou-6 telah dipindahkan ke Situs Peluncuran Wahana Antariksa Wenchang di Provinsi Hainan, China selatan, dan rencananya akan diluncurkan pada Mei.Para kru untuk dua misi berawak tersebut telah dipilih dan saat ini sedang menjalani pelatihan.Dengan menganut prinsip-prinsip penggunaan damai, kesetaraan, keuntungan bersama, dan pembangunan bersama, China berkomitmen menjadikan stasiun luar angkasa miliknya sebuah platform terbuka bagi kerja sama serta pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi untuk komunitas internasional.Batch pertama proyek eksperimental yang dipilih oleh CMSA bersama Kantor Urusan Luar Angkasa Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Office for Outer Space Affairs/UNOOSA) rencananya akan dilakukan di stasiun luar angkasa tersebut tahun ini.Menurut CMSA, China telah mencapai sejumlah terobosan dalam teknologi utama untuk eksplorasi Bulan berawak dan menyelesaikan argumentasi tentang rencana eksplorasi Bulan berawak. Tahun ini China akan memulai pekerjaan penelitian dan pengembangan untuk proyek pendaratan di Bulan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti Australia mulai uji coba obat dari racun laba-laba untuk serangan jantung dan strok
Indonesia
•
08 Jan 2026

Peneliti China kembangkan serat pintar baru yang dapat pancarkan cahaya
Indonesia
•
12 Apr 2024

COVID-19 – Ahli: Pandemik dapat berakhir dalam setahun dengan skenario pesimistis
Indonesia
•
04 Apr 2021

COVID-19 – Kemanjuran vaksin Sputnik M Rusia capai 93 persen
Indonesia
•
11 Jan 2022


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
