
Tarif Trump sebagian besar dibebankan kepada wajib pajak AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjukkan perintah eksekutif tentang 'tarif resiprokal' di Rose Garden di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 2 April 2025. (Xinhua/Hu Yousong)
Tarif tambahan yang dikenakan oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagian besar dibebankan kepada wajib pajak AS, terutama perusahaan-perusahaan, bukan kepada eksportir asing.
Sacramento, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Beberapa studi terbaru dari bank-bank Wall Street atau institusi akademik dan laporan perusahaan yang dirilis bulan ini menunjukkan sebuah gambaran yang konsisten: tarif tambahan yang dikenakan oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagian besar dibebankan kepada wajib pajak AS, terutama perusahaan-perusahaan, bukan kepada eksportir asing.Tim ekonomi global dari Citi pada Selasa (22/7) mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan AS menyerap sebagian besar bea masuk. Laporan Citi itu menambahkan bahwa margin perusahaan dapat makin ketat seiring dengan penerapan tarif putaran berikutnya.Menurut laporan 14 Juli dari Yale Budget Lab, bea masuk telah meningkatkan biaya rata-rata sebesar 2,1 persen dan mengurangi daya beli tahunan keluarga rata-rata sebesar sekitar 2.800 dolar AS.*1 dolar AS = 16.292 rupiahSecara khusus, keluarga berpendapatan rendah kehilangan pendapatan yang siap dibelanjakan (disposable income) tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan keluarga yang lebih kaya, akibat pengeluaran yang lebih tinggi untuk kebutuhan pokok seperti makanan dan pakaian.Organisasi non-partisan Tax Foundation memperkirakan "pajak tarif" per rumah tangga sebesar 1.296 dolar AS dan memprediksi penurunan sebesar 0,8 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) AS dalam setahun ke depan.Goldman Sachs pada 3 Juli menginformasikan kepada klien bahwa perusahaan-perusahaan akan membebankan 70 persen dari biaya langsung tarif tersebut kepada konsumen melalui kenaikan harga.Sementara itu, Walmart pada 17 Juli mengumumkan bahwa pihaknya telah menaikkan harga eceran barang kebutuhan sehari-hari "secara langsung akibat tarif baru" dan memperingatkan bahwa produk-produk sekolah untuk tahun ajaran baru mungkin akan menjadi sasaran berikutnya.Menurut analisis Wall Street Journal yang diterbitkan pada Ahad (20/7), Amazon secara diam-diam menaikkan harga barang-barang berbiaya rendah, seperti deodoran, minuman protein, dan perlengkapan perawatan hewan peliharaan.Dalam industri manufaktur, General Motors mengumumkan bahwa kenaikan biaya impor telah mengurangi laba kuartal kedua sebesar 1 miliar dolar AS dan berpotensi mengikis hingga 5 miliar dolar AS untuk sepanjang tahun ini jika tarif impor terus berlanjut."Siapa yang menanggung bea masuk yang diterapkan Donald Trump? Sejauh ini, tampaknya perusahaan dan konsumen AS-lah yang menanggungnya. General Motors adalah perusahaan terbaru AS yang mengungkapkan bagaimana bea masuk itu meningkatkan biaya," kata Bloomberg dalam sebuah buletin yang dikirim pada Selasa sore waktu setempat."Pengungkapan itu membantu menjelaskan mengapa harga mobil tidak naik dalam data inflasi pekan lalu, sementara kenaikan harga yang signifikan untuk barang-barang impor umum lainnya, seperti mainan dan peralatan rumah tangga, menunjukkan bahwa biaya tarif tersebut memang dibebankan kepada konsumen," kata Bloomberg."Tarif pada dasarnya merupakan pajak bagi konsumen dan perusahaan AS," kata Budget Lab, seraya menambahkan bahwa kebijakan tarif AS lebih berfungsi seperti pajak penjualan domestik daripada penalti bagi negara asing seperti yang dibayangkan oleh penggagasnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Senat AS setuju untuk hapus tarif global yang diberlakukan Trump
Indonesia
•
01 Nov 2025

Volkswagen taruh harapan tinggi pada pasar China
Indonesia
•
16 Mar 2023

Jumlah dan luas kawasan Industri Indonesia terus meningkat dalam lima tahun
Indonesia
•
12 Oct 2020

Tesla kirim lebih dari 400.000 kendaraan pada kuartal keempat 2022
Indonesia
•
03 Jan 2023


Berita Terbaru

LiuGong resmi bangun pabrik alat berat di Karawang, penuhi kebutuhan nasional 9.000 unit per tahun
Indonesia
•
23 Jul 2026

Tarif AS hantam industri Jerman, hampir 40 persen tunda investasi
Indonesia
•
23 Jul 2026

IEA sudah lepas 290 juta barel minyak, tetapi risiko pasokan global masih tinggi
Indonesia
•
22 Jul 2026

Disney PHK ratusan karyawan lagi, Pixar paling terdampak
Indonesia
•
22 Jul 2026
