
Perusahaan minuman Mixue ciptakan 500.000 lapangan kerja di seluruh dunia

Sebuah gerai Mixue Ice Cream & Tea di Filipina. (Xinhua)
Perusahaan minuman Mixue sejauh ini telah memiliki lebih dari 32.000 gerai di seluruh dunia, dan seluruh rantai industrinya telah menciptakan lebih dari 500.000 lapangan kerja.
Zhengzhou, China (Xinhua) – Seiring dengan pesatnya perkembangan pasar minuman China dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan domestik melebarkan sayap ke pasar luar negeri untuk menjadi merek yang diakui secara global.Mixue Ice Cream & Tea didirikan di Zhengzhou, Provinsi Henan, China tengah pada 1997. Gerai luar negeri pertamanya, yang dibuka di Vietnam pada 2018, memiliki omzet lebih dari 210.000 yuan pada bulan pertama operasionalnya.Saat ini, perusahaan minuman Mixue memiliki gerai di 11 negara di seluruh dunia, yang menciptakan banyak peluang kerja bagi masyarakat setempat."Saya mulai mengikuti pelatihan pada 20 Januari, dan sekarang saya telah bekerja di Mixue selama delapan bulan. Gaji yang saya terima dari Mixue membantu memenuhi kebutuhan keluarga dan saya sendiri," ujar seorang karyawan di Gerai Mixue di Filipina, Nirel Fuentes.Sementara itu, penerima waralaba Mixue di Indonesia, Jian Su, mengatakan, “Saya membuka gerai pertama saya pada Juli tahun lalu. Sekarang saya memiliki 11 gerai dan lebih dari 100 karyawan.”Hingga kini, jumlah gerai Mixue di seluruh dunia telah melampaui 32.000, dan seluruh rantai industrinya telah menciptakan lebih dari 500.000 lapangan kerja."Sampai saat ini, jumlah gerai perusahaan kami di luar negeri sudah mendekati 4.000. Jumlah yang terus bertambah telah menciptakan banyak lapangan kerja. Misalnya di Indonesia, lebih dari 1.400 penduduk lokal telah menjadi penerima waralaba kami dan memulai bisnis mereka, yang secara langsung menciptakan lebih dari 12.000 lapangan kerja,” kata Wakil Presiden Mixue Bingcheng Co., Ltd., Bai Di.*1 yuan = 2.111 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Hongaria sebut penghentian transit gas berdampak buruk bagi daya saing UE
Indonesia
•
08 Jan 2025

Imbas aksi mogok di terminal pelabuhan laut, impor dan ekspor Kanada pada Juli 2023 anjlok
Indonesia
•
07 Sep 2023

Terusan Suez laporkan penurunan pendapatan tahunan 23,4 persen akibat krisis Laut Merah
Indonesia
•
19 Jul 2024

Kalangan pengusaha dan bankir China optimistis terkait makroekonomi
Indonesia
•
06 Apr 2023


Berita Terbaru

PM Albanese sebut pasokan bahan bakar Australia akan semakin sulit dalam beberapa bulan mendatang
Indonesia
•
27 Mar 2026

Netflix jajaki pasar Rusia lagi, mulai dari pendaftaran merek dagang
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak negara untuk redam dampak ketegangan Timur Tengah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Harga bahan bakar di Kamboja terus naik saat konflik masih berlanjut di Timur Tengah
Indonesia
•
27 Mar 2026
