China butuh upaya berlipat untuk capai target pertumbuhan PDB 2023

Foto yang diabadikan pada 3 Oktober 2022 ini memperlihatkan pemandangan gedung pencakar langit di Kawasan Bisnis Terpadu (Central Business District/CBD) saat matahari tenggelam di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Wang Jianhua)
Target pertumbuhan PDB China pada 2023 ditetapkan sekitar 5 persen pada basis tinggi output ekonomi negara itu saat ini, dan ini bukanlah tugas yang mudah dan membutuhkan upaya yang berlipat ganda mengingat banyak faktor ketidakpastian dan ketidakstabilan.
Beijing, China (Xinhua) – Untuk mencapai target pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) 2023 sekitar 5 persen pada basis tinggi output ekonomi China saat ini bukanlah tugas yang mudah dan membutuhkan upaya yang berlipat ganda, demikian disampaikan Perdana Menteri (PM) China Li Qiang pada Senin (13/3).Li mengatakan menstabilkan pertumbuhan ekonomi merupakan tugas yang menantang tidak hanya bagi China, tetapi juga bagi semua negara di dunia tahun ini mengingat banyak faktor ketidakpastian dan ketidakstabilan.China akan berpegang pada prinsip-prinsip umum untuk memprioritaskan stabilitas dan mencatatkan kemajuan sembari mempertahankan stabilitas, dan mendorong perubahan besar dalam kinerja ekonomi negara tersebut secara keseluruhan, ujar Li pada konferensi pers yang digelar setelah penutupan sesi pertama Kongres Rakyat Nasional (National People's Congress/NPC) ke-14, badan legislatif tertinggi China.Terkait stabilitas, penekanan ini akan diterapkan dalam memastikan pertumbuhan, lapangan kerja dan harga yang stabil, dan kunci untuk mencari kemajuan terletak pada pencapaian kemajuan baru dalam pembangunan berkualitas tinggi, katanya.China akan memanfaatkan dengan baik sejumlah bauran kebijakan dalam meningkatkan kebijakan makro, memperluas permintaan, memajukan reformasi dan inovasi, serta mencegah dan meredakan risiko, ujar Li, menambahkan bahwa China akan memperkaya, menyesuaikan, dan meningkatkan kebijakan-kebijakan ini dalam pengimplementasiannya.
Foto dari udara yang diabadikan pada 17 Januari 2023 ini menunjukkan pemandangan pagi di Kawasan Pelabuhan Jingtang di Pelabuhan Tangshan di Tangshan, Provinsi Hebei, China utara. (Xinhua/Liu Mancang)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Minyak ‘rebound’ dari turun tajam karena kekhawatiran permintaan China
Indonesia
•
26 Apr 2022

BMW akan investasikan 10 miliar yuan untuk produksi baterai di China
Indonesia
•
14 Nov 2022

Nilai total 100 merek teratas China capai 1,24 triliun dolar AS pada 2022
Indonesia
•
26 Aug 2022

Eurostat sebut PDB zona euro stagnan pada Q4 2024
Indonesia
•
31 Jan 2025
Berita Terbaru

Tinjauan Ekonomi – Nominasi ketua The Fed dari Trump tuai pro dan kontra
Indonesia
•
07 Feb 2026

Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi antarnegara perkuat ketahanan ekonomi makro Indonesia
Indonesia
•
07 Feb 2026

Produsen otomotif China hadirkan lebih banyak NEV di ajang IIMS 2026
Indonesia
•
06 Feb 2026

Perusahaan China teken kerja sama untuk dorong proyek integrasi baja dan kokas di Indonesia
Indonesia
•
06 Feb 2026
