
BMW akan investasikan 10 miliar yuan untuk produksi baterai di China

Sejumlah orang mengunjungi stan BMW Brilliance Automotive Ltd. pada pameran tambahan dalam Konferensi Internet Industri Global 2021 yang digelar di Shenyang, ibu kota Provinsi Liaoning, China timur laut, pada 18 Oktober 2021. (Xinhua/Yang Qing)
BMW group di China akan mendapatkan suntikan dana investasi senilai 10 miliar yuan (sekira 22,04 triliun rupiah) untuk proyek produksi baterai baru di Provinsi Liaoning, China timur laut.
Shenyang, China (Xinhua) – Perusahaan patungan BMW Group di China, BMW Brilliance Automotive Ltd. (BBA), akan menginvestasikan 10 miliar yuan untuk proyek produksi baterai baru di Provinsi Liaoning, China timur laut.Upacara penandatanganan proyek tersebut diadakan pada Jumat (11/11) di Shenyang, ibu kota Liaoning. Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani itu, BBA akan memperluas kapasitas produksi baterai di basis produksinya di Shenyang."Penandatanganan perjanjian investasi ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan kami terhadap perspektif pasar China untuk jangka panjang, tetapi juga menegaskan keyakinan kuat kami bahwa hubungan bisnis akan terus membangun jembatan antara China dan Jerman," kata Presiden dan CEO BMW China Jochen Goller.Franz Decker, Presiden dan CEO BBA, juga mencatat bahwa investasi itu merupakan "langkah penting selanjutnya" dalam strategi mobilitas elektrik (e-mobility) BMW di China.Investasi baru ini merupakan kelanjutan dari fase peningkatan ekstensif di basis produksi BMW di Shenyang, termasuk pembukaan pabrik senilai 15 miliar yuan pada 23 Juni lalu di Distrik Tiexi, Kota Shenyang, Provinsi Liaoning, China timur laut.Sejumlah fasilitas tambahan, seperti lini perakitan akhir serta pusat data besar pabrik itu, telah dioperasikan sejauh ini.
Foto dari udara yang diabadikan pada 23 Juni 2022 ini menunjukkan Pabrik Lydia BMW Brilliance Automotive (BBA) di Shenyang, Provinsi Liaoning, China timur laut. (Xinhua/Yang Qing)
Sejumlah mobil terlihat pada upacara pembukaan Pabrik Lydia BMW Brilliance Automotive (BBA) di Shenyang, Provinsi Liaoning, China timur laut, pada 23 Juni 2022. (Xinhua/Yang Qing)
Sejumlah mobil terlihat di Pabrik Lydia BMW Brilliance Automotive (BBA) di Shenyang, Provinsi Liaoning, China timur laut, pada 23 Juni 2022. (Xinhua/Yang Qing)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak naik di Asia, permintaan meningkat meski kasus Omicron melonjak
Indonesia
•
30 Dec 2021

Rusia mulai kembali ekspor gas dari Nord Stream 1 sesuai jadwal
Indonesia
•
20 Jul 2022

Melemahnya yen sulitkan wisatawan lokal dan para pemimpin bisnis Jepang
Indonesia
•
01 May 2024

Turki mulai bayar gas Rusia dalam rubel
Indonesia
•
12 Nov 2022


Berita Terbaru

IPO SpaceX raup 1.348 triliun rupiah, Elon Musk makin dekat jadi triliuner pertama dunia
Indonesia
•
13 Jun 2026

Aset lintas batas Hong Kong tembus Rp53 kuadriliun, lampaui Swiss
Indonesia
•
13 Jun 2026

UKM Singapura paling tidak optimistis ekspansi ke luar negeri
Indonesia
•
12 Jun 2026

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026
