
Museum peninggalan budaya berusia 4.000 tahun dibuka di Xiangfen, China

Foto yang diabadikan pada 1 Mei 2023 ini menunjukkan miniatur situs peninggalan Taosi di wilayah Xiangfen, Provinsi Shanxi, China utara. (Xinhua/Wang Feihang)
Taosi mencerminkan karakteristik awal dari suatu komunitas negara, yang mengindikasikan secara awal struktur dinasti selanjutnya.
Taiyuan, China (Xinhua/Indonesia Window) – Museum yang memiliki koleksi peninggalan budaya yang berasal dari 3.900 hingga 4.300 tahun lalu dibuka untuk umum pada Selasa (12/11) di wilayah Xiangfen, China utara. Museum tersebut memberikan gambaran tentang awal pembentukan negara China dan kompleksitas hubungan sosial.Berlokasi di dataran tinggi loess di wilayah Xiangfen, Provinsi Shanxi, China utara, Museum Situs Taosi dibangun di tepi barat laut situs peninggalan Taosi setelah pekerjaan arkeologi dilakukan selama 46 tahun.Diyakini bahwa situs Taosi kemungkinan besar adalah reruntuhan ibu kota pada periode pemerintahan Yao dan Shun, dua kaisar bijaksana yang berkuasa lebih dari 4.100 tahun silam.Di museum tersebut, pengunjung dapat berinteraksi dengan meja pasir untuk melihat peta kota yang mencakup kawasan seluas lebih dari 2,8 juta meter persegi. Perbedaan antara istana penguasa dan tempat tinggal rakyat jelata dengan jelas memperlihatkan adanya sistem hierarki di kota tersebut.Sebanyak 230 buah atau set peninggalan budaya yang menunjukkan kebudayaan dan kehidupan penduduk zaman dahulu dipamerkan di museum tersebut, termasuk barang-barang tembikar, giok, batu, dan tembaga. Museum itu juga memamerkan relik yang menurut beberapa pakar kemungkinan memiliki kaitan dengan observasi astronomi dan pencatatan waktu (timekeeping)."Temuan-temuan ini menggambarkan fase penting baru dalam pembentukan dan perkembangan peradaban China," kata Yan Yalin, direktur departemen arkeologi di Administrasi Warisan Budaya Nasional (National Cultural Heritage Administration/NCHA) China. Para pakar mengatakan bahwa Taosi mencerminkan karakteristik awal dari suatu komunitas negara, yang mengindikasikan secara awal struktur dinasti selanjutnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 - Pusat penelitian virologi Rusia uji vaksin akhir Juni
Indonesia
•
26 May 2020

Peneliti China transplantasi ginjal babi yang telah dimodifikasi secara genetik ke tubuh manusia
Indonesia
•
05 Apr 2024

Feature – Inovasi China hadirkan perangkat rumah tangga yang makin pintar
Indonesia
•
10 Jan 2025

Pemerintah Australia akan investasikan lebih dari 500 juta dolar AS untuk proyek logam tanah jarang
Indonesia
•
15 Mar 2024


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
