Taiwan ciptakan sistem ‘Android’ untuk mobil listrik

Taiwan ciptakan ‘Android’ untuk mobil listrik
Ilustrasi. Produsen produk Teknologi Informasi dan Komunikasi terbesar di dunia, Foxconn/Hon Hai Taiwan ingin mentransplantasikan konsep Android pada mobil listrik. (Pixabay)

Jakarta (Indonesia Window) – Perkembangan desain dan produksi teknologi mulai dari perangkat lunak hingga perangkat keras oleh sejumlah perusahaan Taiwan menjadikan mereka mitra utama Tesla Inc., serta perusahaan manufaktur mobil listrik lain di seluruh dunia.

Selain itu, Taiwan juga menciptakan semacam ‘Android’ untuk industri mobil listrik.

Salah satu keunggulan sistem ponsel cerdas terbesar tersebut adalah karakteristiknya yang terbuka sehingga semua produsen dapat menggunakan sistem Android dengan menyesuaikan desain produksi masing-masing.

Dalam dunia ponsel, setiap produsen dapat membuat ponsel Android sendiri, dan ambang batas untuk memenuhi standar tententu dalam produksi ponsel Android menjadi sangat rendah. Karenanya, sistem Android memimpin sistem ponsel cerdas global.

Produsen produk Teknologi Informasi dan Komunikasi terbesar di dunia, Foxconn/Hon Hai Taiwan juga ingin mentransplantasikan konsep Android pada mobil listrik.

Tahun lalu Foxconn secara resmi mendirikan Aliansi Mobil Listrik MIH, menciptakan platform mobil listrik MIH, dan mengundang semua pelaku industri seluruh dunia untuk bergabung dengan aliansi tersebut. Foxconn menyediakan perangkat lunak, perangkat keras, dan teknologi yang diperlukan untuk platform mobil listrik.

Sejauh ini, terdapat lebih dari 1.000 perusahaan perangkat keras dan perangkat lunak dari Taiwan dan negara lain yang berpartisipasi dalam aliansi tersebut, yang semuanya berkontribusi pada platform mobil listrik MIH.

Aliansi tersebut memungkinkan siapa pun untuk memproduksi mobil listrik tanpa memulai dari awal. Produsen dapat langsung menggunakan platform mobil listrik MIH dan melakukan penyesuaian, hingga dihasilkan mobil listrik dalam waktu sangat singkat.

Seperti platform Android, mobil listrik MIH dapat dihubungkan ke Internet untuk memperbarui dan mengoptimalkan berbagai fungsi kendaraan melalui cloud, sehingga kendaraan jenis ini dapat berkembang seiring berjalannya waktu.

Dengan platform MIH, biaya pembuatan dan pengembangan mobil listrik akan semakin efisien, sehingga mengurangi harga dan meningkatkan popularitas.

Sumber: Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO)

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here