China hasilkan lebih dari 32 zetabita data pada 2023

Seorang karyawan memeriksa peralatan di sebuah perusahaan komputasi berperforma tinggi di Horinger, Kota Hohhot, Mongolia Dalam, China utara, pada 28 November 2023. (Xinhua/Li Zhipeng)

Survei sumber daya data yang dilakukan oleh Administrasi Data Nasional (National Data Administration/NDA) China menunjukkan negara ini telah menghasilkan lebih dari 32 zetabita data pada 2023.

 

Beijing, China (Xinhua) – China diperkirakan telah menghasilkan lebih dari 32 zetabita data pada 2023, demikian menurut sebuah survei tentang sumber daya data yang dilakukan oleh Administrasi Data Nasional (National Data Administration/NDA) China.

Dalam sebuah konferensi yang diadakan pada Senin (1/4) hingga Selasa (2/4), Kepala NDA Liu Liehong mengumumkan bahwa 31 daerah setingkat provinsi serta Korps Produksi dan Konstruksi Xinjiang telah membentuk lembaga yang berkaitan dengan data.

Per akhir 2023, China telah memasang lebih dari 1,05 juta rak standar di delapan pusat komputasi nasional, dengan tingkat pemanfaatan rak rata-rata 61,9 persen, atau 3,9 poin persentase lebih tinggi dibandingkan pada 2022, menurut Liu.

Liu juga berjanji untuk membangun dan menyempurnakan mekanisme nasional untuk standardisasi data dan mempercepat perumusan standar industri di sektor data.

Survei sumber daya data
Foto dari udara yang diabadikan pada 23 Mei 2023 ini memperlihatkan tampilan suplemen cahaya malam hari di sebuah rumah kaca pembibitan yang berada di wilayah Kaiyang, Guiyang, Provinsi Guizhou, China barat daya. Dalam beberapa tahun terakhir, dengan mengandalkan pengembangan mahadata, Provinsi Guizhou mempercepat dukungan dan penerapan berbagai model baru pertanian cerdas, sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi pertanian. (Xinhua/Yang Wenbin)

China telah menggenjot upaya untuk meningkatkan pembangunan yang didukung oleh data. NDA diresmikan pada Oktober 2023 sebagai bagian dari upaya negara itu untuk memajukan perencanaan dan pembangunan ‘China Digital’, yang mencakup ekonomi dan masyarakat digital.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan