
Subvarian baru virus corona JN.1 sumbang hampir separuh kasus penularan baru di AS

Sejumlah pelancong yang mengenakan masker terlihat di Bandar Udara Nasional Ronald Reagan Washington di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, pada 14 April 2022. (Xinhua/Ting Shen)
Subvarian baru virus corona JN.1 terkait erat dengan varian BA.2.86 yang dilacak oleh CDC Amerika Serikat sejak Agustus lalu, dan pertama kali terdeteksi di negara tersebut pada September 2023.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Subvarian baru virus corona JN.1 menyebar dengan cepat di Amerika Serikat (AS) dan menyumbang hampir setengah dari kasus baru COVID-19 di negara itu, demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS.JN.1 saat ini merupakan varian dengan pertumbuhan jumlah kasus paling cepat dan paling dominan di negara tersebut. Virus ini bertanggung jawab atas lebih dari 44 persen kasus penularan baru di seluruh AS, naik dari 21,4 persen yang dilaporkan sebelumnya, papar CDC AS.CDC AS memperkirakan bahwa JN.1 paling banyak ditemukan di wilayah Timur Laut AS termasuk New Jersey dan New York, yang menyumbang hampir 57 persen dari total kasus.JN.1 terkait erat dengan varian BA.2.86 yang dilacak oleh CDC AS sejak Agustus lalu. Virus ini pertama kali terdeteksi di AS pada September 2023.JN.1 kemungkinan lebih mudah menular dibandingkan dengan varian lain, "atau memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghindari sistem kekebalan tubuh dibandingkan dengan varian lain yang merebak," ungkap CDC AS.Sementara itu, aktivitas influenza musiman juga sedang meningkat di Amerika Serikat, dan kasusnya terus bertambah di sebagian besar wilayah di negara tersebut, menurut data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS.Setidaknya ada 5,3 juta kasus infeksi, 54.000 kasus rawat inap, dan 3.200 kasus kematian akibat flu di AS sejauh musim ini, papar data CDC AS.Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit akibat flu setiap pekannya terus meningkat, dengan lebih dari 9.800 pasien dirawat di rumah sakit akibat flu dalam pekan yang berakhir pada 16 Desember.Total 14 kematian anak terkait flu telah dilaporkan di negara tersebut pada musim kali ini, menurut CDC AS.CDC AS menyarankan agar setiap orang berusia enam bulan ke atas mendapatkan vaksinasi flu tahunan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Lintasan sepeda ‘pump track’ internasional akan dibuka di Shenyang, China
Indonesia
•
17 Apr 2023

Feature – Tank-tank Israel terus menyerbu, warga gaza terdesak antara pilihan hidup atau mati
Indonesia
•
21 Sep 2025

Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza tembus 22.000
Indonesia
•
03 Jan 2024

Total populasi Korsel diperkirakan turun 29,9 persen per 2072
Indonesia
•
31 Mar 2026


Berita Terbaru

Temu alumni program pelatihan China digelar di Jakarta, perkuat kerja sama Indonesia-China
Indonesia
•
13 Jun 2026

Ikon budaya pop asal China Labubu tampil dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026
Indonesia
•
13 Jun 2026

Main medsos 2 jam sehari bisa tingkatkan risiko depresi pada remaja, studi 10 tahun ungkap faktanya
Indonesia
•
13 Jun 2026

1,8 miliar orang di dunia kurang olahraga, WHO nilai china punya praktik yang efektif
Indonesia
•
12 Jun 2026
