
Studi temukan tekanan di Sesar San Andreas capai level tertinggi dalam 1.000 tahun

Foto yang diabadikan pada 21 Februari 2019 ini menunjukkan 'air terjun api' di Taman Nasional Yosemite di California, Amerika Serikat. (Xinhua/Qian Weizhong)
Sacramento, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Tekanan tektonik di sepanjang sistem sesar utama di California Selatan, Amerika Serikat (AS), terutama Sesar San Andreas dan Sesar San Jacinto, kini berada pada tingkat yang setara atau bahkan melampaui level yang tercatat dalam 1.000 tahun terakhir, menurut studi terbaru yang dipublikasikan oleh Universitas Hawaii di Manoa.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Geophysical Research: Solid Earth itu mengkaji bagaimana tekanan terakumulasi dan dilepaskan di sepanjang segmen sesar di California Selatan.
Tim peneliti menggunakan simulasi berbasis fisika yang dipadukan dengan catatan gempa bumi sebelumnya dalam satu milenium untuk menganalisis bagaimana tekanan terakumulasi dan dilepaskan di sepanjang segmen-segmen sesar. Fokus utamanya adalah Cajon Pass, sebuah persimpangan struktural antara dua sistem sesar yang terkadang menghambat perambatan rekahan, namun pada waktu lainnya justru memungkinkan keduanya saling terhubung.
Studi itu memaparkan bahwa rekahan gabungan semacam itu dapat berdampak pada area Greater Los Angeles, San Bernardino, Riverside, dan Coachella Valley. Studi itu juga menyebutkan rekahan gabungan berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih besar dibandingkan peristiwa yang hanya melibatkan satu sistem sesar saja.
Namun, peneliti utama studi itu menekankan bahwa hal tersebut bukanlah prediksi tentang gempa bumi yang akan terjadi dalam waktu dekat, namun hanya penilaian terhadap kondisi tekanan tektonik jangka panjang.
Survei Geologi AS juga menegaskan kembali bahwa meski para ilmuwan dapat memperkirakan kemungkinan terjadinya gempa dahsyat dalam jangka panjang, mereka tidak dapat memprediksi secara pasti waktu dan lokasi terjadinya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

BPOM sebut pengaruh BPA di kemasan air minum polikarbonat mengkhawatirkan
Indonesia
•
30 Jan 2022

Provinsi Hebei di China utara rilis peta pertama hasil pengamatan burung sepanjang musim
Indonesia
•
27 Mar 2024

China rampungkan putaran baru uji coba mesin roket cair ‘reusable’
Indonesia
•
15 Apr 2024

Gara-gara kucing, Percy temukan inovasi yang 'menyelamatkan' jiwa
Indonesia
•
15 Feb 2026


Berita Terbaru

El Nino sangat kuat kini terjadi di Samudra Pasifik tropis, risiko cuaca kering meningkat
Indonesia
•
17 Jun 2026

Obat berbasis tembaga terbukti kurangi protein beracun Alzheimer, tingkatkan memori spasial
Indonesia
•
16 Jun 2026

China ciptakan ‘silikon termurni’ di dunia, berhasil produksi massal silikon-28 ultra murni
Indonesia
•
16 Jun 2026

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026
