
PLTN generasi baru mulai pasok energi panas di China timur

Foto yang diabadikan menggunakan drone pada 6 Desember 2023 ini menunjukkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dengan reaktor berpendingin gas suhu tinggi (high temperature gas-cooled reactor/HTGR) Shidaowan di Kota Rongcheng, Provinsi Shandong, China timur. (Xinhua/Li Zhihao)
PLTN HTGR Shidaowan diperkirakan dapat menghemat 3.700 ton batu bara pada setiap musim pemanasan, sehingga dapat mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 6.700 ton.
Jinan, China (Xinhua) – Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) generasi keempat pertama di dunia, PLTN dengan reaktor berpendingin gas suhu tinggi (high temperature gas-cooled reactor/HTGR) Shidaowan milik China, mulai memasok energi panas ke penduduk Kota Rongcheng di Provinsi Shandong, China timur.Ini adalah kali pertama PLTN tersebut menyediakan pasokan energi panas bagi penduduk perkotaan, yang menandai terobosan lainnya dalam pemanfaatan energi nuklir secara komprehensif, demikian disampaikan oleh Huaneng Shandong Shidaowan Nuclear Power Co., Ltd, yang merupakan operator PLTN tersebut.Mulai 27 Maret, proyek penyediaan pasokan energi panas dari PLTN itu sudah terhubung ke jaringan listrik untuk membantu pemanasan di area seluas sekitar 190.000 meter persegi di kota tersebut, menggantikan energi panas sebelumnya. Proyek ini diperkirakan dapat menghemat 3.700 ton batu bara pada setiap musim pemanasan, sehingga dapat mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 6.700 ton, menurut pihak operator.Musim pemanasan di Rongcheng dijadwalkan berlangsung pada November 2023 hingga pertengahan April tahun ini, lebih lama dibandingkan beberapa wilayah lain di Shandong. Kota pesisir itu sering kali mencatat rata-rata suhu yang 6 hingga 10 derajat Celsius lebih rendah dibandingkan kota-kota pedalaman di Shandong, menurut badan meteorologi setempat.Proyek tersebut, yang berlokasi di Provinsi Shandong dan dengan China memiliki hak kekayaan intelektual yang sepenuhnya independen, dikembangkan bersama oleh China Huaneng Group, Universitas Tsinghua, dan China National Nuclear Corporation.Pembangunan PLTN HTGR Shidaowan dimulai pada Desember 2012, dan menghasilkan listrik untuk kali pertama pada Desember 2021. PLTN tersebut resmi beroperasi secara komersial pada Desember 2023.Kota Rongcheng berencana menyempurnakan jaringan tabung pendukungnya untuk menyediakan pasokan energi panas nuklir tahun ini, yang diperkirakan dapat membantu pemanasan di area tambahan seluas 4,6 juta meter persegi di kota tersebut, sehingga lebih dari separuh penduduknya akan mendapatkan akses ke pasokan energi panas nuklir.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kota Shenzhen di China miliki lebih banyak ‘supercharger’ daripada SPBU
Indonesia
•
08 May 2024

Huawei pamerkan kontribusinya dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati di Austria
Indonesia
•
11 Oct 2024

Ilmuwan China peroleh data kontinu lapisan troposfer di atas Dataran Tinggi Qinghai-Xizang
Indonesia
•
13 Jun 2024

China rampungkan putaran baru uji coba mesin roket cair ‘reusable’
Indonesia
•
15 Apr 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
