
Stasiun luar angkasa China diharapkan hasilkan berbagai penemuan ilmiah

Gambar simulasi yang diabadikan di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center/BACC) pada 30 Mei 2023 ini menunjukkan wahana antariksa berawak Shenzhou-16 sedang melakukan manuver pertemuan (rendezvous) dan penambatan (docking) otomatis cepat dengan porta radial modul inti Tianhe di stasiun luar angkasa Tiangong. (Xinhua/Li Jie)
Stasiun luar angkasa Tiangong yang mengorbit diharapkan akan menghasilkan berbagai penemuan ilmiah penting dan pencapaian inovatif tentang kosmologi, materi gelap dan energi gelap, galaksi dan inti galaksi aktif, Bima Sakti dan galaksi-galaksi terdekatnya, pembentukan dan evolusi bintang, serta eksoplanet.
Beijing, China (Xinhua) – Stasiun luar angkasa Tiangong yang mengorbit diharapkan akan menghasilkan berbagai penemuan ilmiah penting dan pencapaian inovatif di masa depan, kata Juru Bicara Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) Lin Xiqiang pada Jumat (18/8).Stasiun luar angkasa China telah memasuki tahap aplikasi dan pengembangan yang akan berlangsung selama lebih dari 10 tahun setelah pembangunannya selesai pada 2022.Lin mengatakan stasiun luar angkasa itu diharapkan dapat menghasilkan penemuan ilmiah inovatif tentang kosmologi, materi gelap dan energi gelap, galaksi dan inti galaksi aktif, Bima Sakti dan galaksi-galaksi terdekatnya, pembentukan dan evolusi bintang, serta eksoplanet.Target stasiun luar angkasa itu dalam penelitian lanjutan adalah "asal-usul dan evolusi alam semesta, sifat materi, dan kelangsungan hidup jangka panjang manusia di luar angkasa," kata Lin.Platform eksperimen fisika atom dengan suhu sangat dingin di laboratorium luar angkasa itu akan menyiapkan gas kuantum hingga mendekati nol mutlak (absolute zero), yang tidak dapat dicapai di darat.Selain itu, penelitian di orbit terhadap sel induk (stem cell), cip organ, kristalisasi protein, dan manufaktur biologi sintetis dapat menghadirkan kemungkinan baru untuk pengobatan regeneratif, pengobatan presisi, dan penemuan obat, kata Lin.Dia menambahkan bahwa peralatan baru mengenai pembiakan mamalia dan ilmu otak nantinya juga akan ditempatkan di stasiun luar angkasa itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

SpaceX luncurkan misi astronaut Axiom-4 ke stasiun luar angkasa internasional
Indonesia
•
28 Jun 2025

Tim ilmuwan petakan spektrum energi proton di ruang angkasa Mars
Indonesia
•
08 Dec 2024

Tim peneliti Australia manfaatkan AI untuk identifikasi ‘lemak tersembunyi’ pada tubuh
Indonesia
•
07 Sep 2025

Laporan China ungkap rincian serangan siber oleh badan keamanan AS
Indonesia
•
13 Sep 2022


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
