Operasi uji coba ‘stasiun luar angkasa di Bumi’ milik China dimulai

Gambar hasil tangkapan layar yang diambil di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center/BACC) pada 9 Februari 2023 ini menunjukkan taikonaut Shenzhou-15 Fei Junlong (kanan) dan Zhang Lu (kiri) bersiap untuk keluar dari modul laboratorium stasiun luar angkasa Wentian. (Xinhua/Liu Fang)
Stasiun luar angkasa di Bumi milik China, yang dikembangkan bersama oleh Institut Teknologi Harbin dan China Aerospace Science and Technology Corporation, memiliki kemampuan simulasi untuk sembilan faktor lingkungan luar angkasa, seperti plasma, vakum, iradiasi partikel, dan radiasi elektromagnetik Matahari.
Beijing, China (Xinhua) – Infrastruktur Simulasi dan Penelitian Lingkungan Luar Angkasa (Space Environment Simulation and Research Infrastructure/SESRI), "stasiun luar angkasa di Bumi" milik China, baru-baru ini memulai operasi uji coba, seperti dilaporkan China Science Daily pada Selasa (18/4).Berlokasi di Harbin, ibu kota Provinsi Heilongjiang, China timur laut, SESRI merupakan platform eksperimental ilmu pengetahuan dan teknologi luar angkasa berskala besar yang berbasis di Bumi, yang dirancang untuk mempelajari isu-isu ilmiah dasar dalam material luar angkasa, perangkat, fisika magnetosfer, serta bidang-bidang lainnya.Platform yang dikembangkan bersama oleh Institut Teknologi Harbin dan China Aerospace Science and Technology Corporation tersebut memiliki kemampuan simulasi untuk sembilan faktor lingkungan luar angkasa, seperti plasma, vakum, iradiasi partikel, dan radiasi elektromagnetik Matahari."Lebih dari 110 universitas dan lembaga penelitian, baik di dalam maupun luar negeri, telah mendaftar untuk bergabung dalam platform tersebut," kata Wakil Direktur Eksekutif SESRI Li Liyi.Li menambahkan bahwa di masa mendatang, platform tersebut juga akan memainkan peran penting di berbagai bidang, termasuk ilmu yang mempelajari otak, kehidupan dan kesehatan, serta pengembangan instrumen-instrumen kelas atas.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

China kembangkan sistem pemantauan cerdas ‘sky-ground’ untuk hama dan penyakit tanaman
Indonesia
•
22 Oct 2024

OpenAI luncurkan aplikasi iOS resmi
Indonesia
•
21 May 2023

Selesaikan misi lima bulan, astronaut Crew-10 NASA kembali ke Bumi
Indonesia
•
10 Aug 2025

Detektor plasma, alat pemantau di stasiun luar angkasa China
Indonesia
•
26 Aug 2022
Berita Terbaru

Kesendirian berlebihan bisa picu gangguan kecemasan
Indonesia
•
04 Feb 2026

Studi ungkap Jupiter ternyata lebih kecil dan lebih pipih dari perkiraan sebelumnya
Indonesia
•
03 Feb 2026

Pankreas buatan bantu pengidap diabetes akhiri injeksi insulin harian
Indonesia
•
03 Feb 2026

Vaksin personalisasi pertama di dunia untuk kanker otak anak yang mematikan dalam tahap uji klinis
Indonesia
•
03 Feb 2026
