
Laporan sebut risiko perubahan iklim ancam objek wisata di Australia

Sejumlah orang menerbangkan layang-layang dalam Festival of the Winds 2024 di Pantai Bondi yang berada di Sydney, Australia, pada 8 September 2024. (Xinhua/Ma Ping)
Skenario pemanasan global ekstrem, dengan kenaikan suhu rata-rata 3 derajat Celsius di atas tingkat praindustri, memperkirakan bahwa 80 persen objek wisata di Australia akan mengalami peningkatan risiko.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Hingga 68 persen objek wisata di Australia akan menghadapi risiko besar akibat perubahan iklim, menurut sebuah laporan pada Senin (9/9).Index Risiko Iklim pertama untuk industri pariwisata Australia, yang diterbitkan oleh Zurich Financial Services Australia dan perusahaan konsultan ekonomi Mandala Partners, menemukan bahwa separuh dari aset pariwisata Australia, termasuk taman-taman nasional, museum, bandara, dan pantai, saat ini rentan terhadap bahaya iklim seperti kebakaran hutan, badai, dan kekeringan.Proporsi tempat-tempat wisata yang rentan akan meningkat menjadi antara 55 hingga 68 persen seiring dengan pemanasan global yang terus berlanjut, kata laporan itu.Di bawah skenario pemanasan global ekstrem dengan kenaikan suhu rata-rata 3 derajat Celsius di atas tingkat praindustri, indeks tersebut memperkirakan bahwa 80 persen objek wisata di Australia akan mengalami peningkatan risiko.
Para pengunjung menikmati pemandangan bunga sakura dalam Festival Bunga Sakura Sydney 2024 di Kebun Botani Auburn di Sydney, Australia, pada 19 Agustus 2024. (Xinhua/Ma Ping)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Hasil uji vaksin Rusia ketiga keluar pertengahan Desember
Indonesia
•
17 Oct 2020

Pemerintah uji jalan kendaraan B40 awal Februari 2022
Indonesia
•
17 Jan 2022

Tim peneliti China catat terobosan dalam penanganan yang presisi untuk kanker tiroid
Indonesia
•
04 Nov 2024

Tim peneliti China kembangkan metode baru untuk daur ulang pewarna dari air limbah
Indonesia
•
04 Oct 2023


Berita Terbaru

Luas es laut musim dingin Arktik makin mengecil
Indonesia
•
27 Mar 2026

Brasil kenalkan jet tempur supersonik F-39E Gripen pertama yang diproduksi di dalam negeri
Indonesia
•
27 Mar 2026

Tim peneliti China kembangkan fotovoltaik film tipis berefisiensi tinggi untuk energi luar angkasa
Indonesia
•
27 Mar 2026

OpenAI akan tutup aplikasi video Sora
Indonesia
•
25 Mar 2026
