
WFP: Sejak awal 2025, sekitar 1 juta orang mengungsi dari Goma, RD Kongo

Para pengungsi tiba dengan perahu di Pelabuhan Nzulo di dekat Goma, Provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik (RD) Kongo bagian timur, pada 23 Januari 2025. (Xinhua/Zanem Nety Zaidi)
Situasi keamanan di RD Kongo memburuk secara signifikan sejak pemberontak M23 menguasai Goma dan Bukavu, yang masing-masing merupakan ibu kota provinsi Kivu Utara dan Kivu Selatan.
Kinshasa, RD Kongo (Xinhua/Indonesia Window) – Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WFP) pada Selasa (25/2) mengatakan bahwa sejak awal 2025, sekitar 1 juta orang mengungsi dari Goma, sebuah kota di Republik Demokratik (RD) Kongo bagian timur, yang kini berada di bawah kendali kelompok pemberontak Gerakan 23 Maret (March 23 Movement/M23).Menurut laporan WFP, situasi keamanan di RD Kongo memburuk secara signifikan sejak pemberontak M23 menguasai Goma dan Bukavu, yang masing-masing merupakan ibu kota provinsi Kivu Utara dan Kivu Selatan.Sejak awal 2025, bentrokan memaksa sekitar 1 juta orang mengungsi dari Goma, pusat urban regional yang merupakan rumah bagi sekitar 1 juta penduduk dan lebih dari 700.000 pengungsi.Situasi tidak kondusif yang terus berlangsung di bagian timur negara itu juga memicu kerusuhan sipil, penjarahan, dan gangguan pada rantai pasokan kemanusiaan. Akibatnya, WFP terpaksa menghentikan sementara operasinya di daerah-daerah yang berada di dekat dan di sekitar garis depan.
Para pengungsi tiba dengan perahu di Pelabuhan Nzulo di dekat Goma, Provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik (RD) Kongo bagian timur, pada 23 Januari 2025. (Xinhua/Zanem Nety Zaidi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penduduk Okinawa keluhkan penanganan pemerintah Jepang soal keberadaan militer AS
Indonesia
•
28 Jun 2025

Presiden Iran akan kunjungi Arab Saudi
Indonesia
•
05 Apr 2023

Putin dan Lukashenko gelar pertemuan untuk perkuat hubungan Rusia-Belarus
Indonesia
•
20 Dec 2022

PM Prancis kembali lolos dari mosi tidak percaya
Indonesia
•
13 Feb 2025


Berita Terbaru

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026

AS makin terjepit dalam perang dengan Iran, Trump ancam NATO jika tak bantu di Hormuz
Indonesia
•
17 Mar 2026

Trump ketar-ketir, minta 7 negara untuk kawal kapal lintasi Selat Hormuz
Indonesia
•
17 Mar 2026
